Skip to main content

Claudia Des Angel , Cerpen " Kereta Malang " SMAN 41 Thn 2016

Nama : Claudia Des Angel
Kelas. :X IIS 2
Bidang Studi : Bahasa Indonesia
              
                                                      Kereta Malang


       Perkenalkan nama saya Claudia Des Angel. Disini saya ingin menceritakan tentang pengalaman saya. Ini bukan pengalaman sedih,menyenangkan, ataupun lucu. Tetapi ini pengalaman buruk yang pernah saya alami. Waktu saya kelas 5 SD sekitar 5 tahun yang lalu saya tinggal di kampung yaitu Semarang. Saya mendapat kabar bahwa nenek saya di Jakarta meninggal. Dan saya sekeluarga pun pada malam hari langsung berangkat ke Jakarta naik kereta. Dan kereta kami pun tiba di Stasiun Senen Jakarta pada pagi hari. Dan hari itu juga saya mengikuti pemakaman nenek saya. Dan esok harinya saya kembali pulang ke Semarang pada siang hari naik kereta. Sepanjang perjalan kereta yang saya naikin pun dalam keadaan baik-baik saja. Setelah sudah sampai di stasiun ke4 sebelum stasiun Cirebon, saya melihat orang banyak berdiri sambil memegang batu ke arah kereta saya. Dan orang-orang itu kebanyakan berkaos club bola Persija (warna oren). Sepanjang perjalanan kereta yang saya naiki di lempari batu oleh orang-orang itu. P enumpang pun panik kerna takut terkenal lemparan batu ataupun pecahan kaca kereta. Keluarga saya dan penumpang yang lain pun menutupi kaca dengan barang-barang yang besar. Sepanjang jalan orang-orang itu pun terus melemparkan batu ke arah kereta. Sampai-sampai penumpang di belangkan tempat duduk saya pun terkena lemparan batu hingga palanya berdarah. Melihat kejadian tersebut kami pun menjadi panik. Saya di suruh oleh tante saya untuk tidur di bawah tempat duduk agar tidak terkena lemparan batu. Di situ saya nangis karna merasa sangat ketakutan. Setelah sampai di stasiun Cirebon kereta pun berhenti untuk mencari aman. Penyebab dari kejadian ini yaitu melam sebelum saya pulang ternyata ada pertandingan final antara Persija dan Arema. Pertandingan pun di menangkan oleh Arema. Dan orang-orang yang melemparkan batu itu pun ternyata suporter dari Persija (The Jak Mania). Mereka tidak terima kalau Persija kalah. Dan mereka tau akan ada kereta jurusan Jakarta-Surabaya yang sebagian besar adalah orang Malang atau biasa dibilang Aremania yang ingin pulang ke Malang setelah menonton pertandingan tersebut. Dan setelah 2 jam kereta berhenti di Stasiun Cirebon. Keretapun kembali berangkat. Dan akhirnya tidak ada lagi orang yang membawa batu . Dan kereta pun berangkat dengan baik. Sekian cerita pengalaman saya terima kasih .
Syifaus

Comments

Popular posts from this blog

Marawis

Marawis  adalah salah satu jenis "band tepuk" dengan  perkusi  sebagai  alat musik  utamanya. Musik ini merupakan kolaborasi antara kesenian  Timur Tengah  dan  Betawi , dan memiliki unsur ke agamaan  yang kental. Itu tercermin dari berbagai lirik lagu yang dibawakan yang merupakan pujian dan kecintaan kepada Sang Pencipta. Sejarah Marawis Kesenian marawis berasal dari negara timur tengah terutama dari  Yaman . Nama marawis diambil dari nama salah satu alat musik yang dipergunakan dalam kesenian ini. Secara keseluruhan, musik ini menggunakan  hajir ( gendang  besar) berdiameter 45 Cm dengan tinggi 60-70 Cm, marawis (gendang kecil) berdiameter 20 Cm dengan tinggi 19 Cm,  dumbuk  atau (jimbe) (sejenis gendang yang berbentuk seperti  dandang , memiliki diameter yang berbeda pada kedua sisinya), serta dua potong  kayu  bulat berdiameter sepuluh sentimeter. Kadang kala perkusi dilengkapi dengan  ...

Kelas 12 IPA 1 Kelompok 3 Ujian Praktik Teater 'Usaha Membawa Nikmat' SMAN 41 Thn 2018

Ujian Praktik Teater 'Usaha Membawa Nikmat' SMAN 41 Thn 2018 TIM PRODUKSI: 1.      ADITYA ANASTA   (PELATIH DIMAS, PENATA MUSIK) 2.      ALIF MUZAKKI        (PETINJU, MUSUH DIMAS) 3.      ALFRIDA NS                        (MC, PENATA PANGGUNG) 4.      ANNISA PY              (LIZA, PENATA RIAS) 5.      DIMAS AW              (PETINJU) 6.      M. SOLEH AMAL    (WASIT, PENATA PANGGUNG) 7.      NOVAL TAUHID     (PELATIH ALIF) 8.      SAFIRA DL        ...

Kelas 12 IPS 1 Ujian Praktek Teater "Pembenahan Wisma Atlet" SMAN 41 Thn 2018

Kelas 12 IPS 1 Ujian Praktek Teater "Pembenahan Wisma Atlet" SMAN 41 Thn 2018 Ujian Praktek SMAN 41 Jakarta Bahasa Indonesia Tahun Ajaran 2017 / 2018 "Pembenahan Wisma Atlet" Oleh Kelompok 3 1.Dicky Andika Nugraha : Wakil Presiden 2. Dwiki Agung Priambodo : Menteri PUPR 3. Desita Dwi Suciyani : Dirjen PUPR dan Direktur Persero 4. Salsabila Mutiara Puspa : Kontraktor PT. Persero 1 5. Friska Steviana : Kontraktor PT. Persero 2 6. Gustiana Putri Maharani : Atlet Volly 7. Nur Ismi Novyanti : Atlet Timnas Volly Indonesia 8. Ega Lusyana : Reporter 9. Syifaus Sakinah : Kameramen Guru Penilai : Muhammad Jarkasih, S.Pd., M.Par. Siwi Marwati, S.Pd. Dra. Nova Linda, M.Pd. Adegan 1 Setelah mendapatkan kabar bahwa Indonsia menjadi salah satu kandidat sebagai Tuan Rumah Asian Games 2018. Pada tanggal 25 Juli 2014, OCA menunjuk Jakarta sebagai Tuan Rumah Asian Games XVIII dengan Palembang. Oleh sebab ...