Skip to main content

Pantun Pendidikan, Pantun Lingkungan, dan Pantun Humor SMAN 41 Thn 2017


Pantun Pendidikan, Pantun Lingkungan, dan Pantun Humor  SMAN 41 Thn 2017
Nama : Shafira Oktavia
Kelas : X IPA 2
Pelajaran : Bahasa Indonesia
Semester : Genap
Nama Guru : M. Jarkasih, S. Pd., M. Par
Sinopsis :

1. Pantun Pendidikan
 a. Jika kita pegang kuas
     Melukislah dengan kertas
     Jika anak berkualitas
     Bangsa pun berkualitas
Alasannya : Menjadi anak bangsa yang berkualitas
b. Hendaklah melempar jangkar
     Kalau ada perahu singgah
     Kalau anak bangsa pintar
     Negri ini akan bangga
Alasannya : Menjadi anak pintar bagu bangsa sendiri
c. Makan ayam pake buah
     Buahnya buah mangga
     Banggalah berseragam rapih
     Karena penug perjuangan untuk mendapatkannya
Alasannya :
2. Pantun Lingkungan
a. Sungguh cantik ikan lohan
     Hidup nyaman dikolam taman
     Ayo kawan jaga kebersihan
     Kebersihan itu sebagian dari iman
Alasannya : Karena kita wajib menjaga kebersihan dan kebersihan itu wajib, nyamn, dan bersih
b. Kancil ditangkap dalam karangan
     Sakit badannya terkena kuman
     Yang buang sampah sembarangan
     Pasti jomblo sepanjang umur
Alasannya : Jangan membuang sampah sembarangan karena menyebabkan banjir dan menimbulkan penyakit
c. Kejakarta naik kereta
    Duduk manis baca koran
    Bersihkan lingkungan kita
    Dari sampah dan kotoran
Alasannya : Jika lingkungan kita bersih, kita terhindar dari penyakit dan lingkungan kita bersih, aman dan damai
3. Pantun Humor
a. Dari menteng beli sekuteng
    Minumnya dicampur minyak
    Gua emang sononya ude ganteng
    Sayangnya temen-temen katarak
Alasannya : Karena temen-temennya katarak
b. Bukan kita kepedean
     Tapi fakta membuktikan
     Kita tanpan dan rupawan
     Jadi lu jangan heran
Alasannya : Dia membanggakan dirinya sendiri
c. Banyak bunga ditaman
    Cuman satu kupetik
    Banyak anak perawan
    Cuman adik yang cantik
Alasannya : Dia cuman bilang cantik kesatu orang

https://youtu.be/cdIXbUlGP24

Comments

Popular posts from this blog

Marawis

Marawis  adalah salah satu jenis "band tepuk" dengan  perkusi  sebagai  alat musik  utamanya. Musik ini merupakan kolaborasi antara kesenian  Timur Tengah  dan  Betawi , dan memiliki unsur ke agamaan  yang kental. Itu tercermin dari berbagai lirik lagu yang dibawakan yang merupakan pujian dan kecintaan kepada Sang Pencipta. Sejarah Marawis Kesenian marawis berasal dari negara timur tengah terutama dari  Yaman . Nama marawis diambil dari nama salah satu alat musik yang dipergunakan dalam kesenian ini. Secara keseluruhan, musik ini menggunakan  hajir ( gendang  besar) berdiameter 45 Cm dengan tinggi 60-70 Cm, marawis (gendang kecil) berdiameter 20 Cm dengan tinggi 19 Cm,  dumbuk  atau (jimbe) (sejenis gendang yang berbentuk seperti  dandang , memiliki diameter yang berbeda pada kedua sisinya), serta dua potong  kayu  bulat berdiameter sepuluh sentimeter. Kadang kala perkusi dilengkapi dengan  ...

Kuis Debat Tim 5 VS Tim 6 “Pelajar Membawa Motor ke Sekolah Tanpa Mempunyai SIM” SMAN 41 Thn 2017

Kuis Debat Tim 5 VS Tim 6 “Pelajar Membawa Motor ke Sekolah Tanpa Mempunyai SIM” SMAN 41 Thn 2017 Tim 5 Pro 1. Anjar Raehananda Salsabila (Orang pertama) 2.  Khusnul Khotimah (Orang kedua) 3. Nabila Sam Sam (Orang ketiga) Tim 6 Kontra 1. Sashi Agung F. (Orang pertama) 2. Khoirun Nisa (Orang kedua) 3. Muji Rana Kirana (Orang ketiga) Kelas               : X IPS 2 Tugas               : Remedial Kuis Debat Pelajaran          : Bahasa Indonesia Semester          : Genap Guru                : M.Jarkasih, S.Pd., M.Par. Naskah                     ...

Kuis Unsur Instrinsik dan Ekstrinsik Novel " Hujan " SMAN 41 Thn 2017

Nama : Asta Pratiwi Kelas : X MIPA 1 Pelajaran : Bahasa Indonseia Semseter : Genap Guru : M. Jarkasih, S.Pd., M.Par. Nilai Instrisik Tema : Menghapus kenangan tentang hujan Alur : maju dan mundur Latar waktu : pagi, siang, sore dan malam Latar suasana : mengejutkan, panik dan bahagia Latar tempat : pengungsian, panti asuhan, rumah sakit, kereta bawah tanah, sekolah keperawatan, markas organisasi relawan, dan tempat latihan relawan Tokoh : Ibu Lail, ayah Lail, Esok, Maryam, Walikota, Istri walikota, Claudia, Elijah, Ibu suri, dan Lail Watak : Lail : sabar, baik, pemberani dan kurang percaya diri. Esok : cerdas, peduli dan ambisius Ibu suri : tegas dan perhatian Elijah : bijaksana dan profesional Maryam : cekatan dan optimis Ibu esok : optimis dan baik hati Amanat : bersabarlag karena sesungguhnya sesuatu akan berjalan dengan baik jika bersabar Nilai Ekstrisik Nilai Moral : sopan keda orang tua Nilai sosial : membantu orang yang terkena musibah Nilai psikolog : lail ingin menghapus ke...