Presentasi Novel "Milea" Pidi Baiq SMAN 41 Thn 2017
Nama : Putu Diah Ayu Kartika Wati
Kelas : X IPS 2
Pelajaran : Bahasa Indonesia
Semester : Genap
Guru : M. Jarkasih, S.Pd., M.Par.
Sinopsis :
Dilan, kelas dua SMA, jatuh cinta pada Milea, murid baru pindahan dari Jakarta. Beruntung Milea menerima cinta Dilan, dan mereka pun menjadi sepasang kekasih. Asmara antara Dilan dan Milea berjalan lancar, bahkan keluarga mereka mendukung hubungan mereka. Milea digambarkan sangat dekat dengan Si Bunda (Ibu Dilan), begitu juga Dilan dengan keluarga Milea. Walau demikian, hubungan mereka bukannya tak melalui lika-liku. Bermula dari rasa tidak suka Milea pada teman-teman main Dilan yang notaben nya anggota geng motor terkenal di kota Bandung.
Apalagi setelah Dilan diangkat menjadi panglima tempur geng motor itu. Puncaknya adalah ketika sahabat Dilan, Akew, tewas dikeroyok orang. Milea berpikir peristiwa tersebut sebagai dampak dari pergaulan geng motor mereka, dan marah pada Dilan. Apalagi Dilan harus berurusan dengan polisi. Milea dan orang tua Dilan merasa kecewa. Milea pun meminta putus dari Dilan. Belakangan, masalah Akew itu diketahui bukan berkaitan dengan geng motor mereka, melainkan salah sasaran akibat perselisihan dua wilayah. Nasi sudah menjadi bubur, hubungan Dilan dan Lia sudah telanjur renggang.
Unsur Intrinsik :
Tema : Percintaan dan Persahabatan
Latar :
-Tempat : Sekolah, Warung Bi Eem, Di jalan Buah Batu, Rumah Milea, Rumah Bunda, dan Jakarta.
-Waktu : Pagi, Siang, Sore, dan Malam.
-Suasana : Bahagia, Sedih, Tegang, dan Humoris
Alur : Maju dan mundur
Perwatakan dan penokohan :
-Milea : Cantik, pintar, baik hati, sopan, dan penyayang.
-Dilan : Humoris, baik hati, setia kawan, dan perhatian.
-Beni : Perhatian, pemarah, dan manja.
-Lusy : Baik hati dan perhatian.
-Bahar : Baik hati, setia kawan, dan mudah marah.
-Bunda : Penyayang, baik hati, dan humoris.
-Bi Eem : Ramah dan baik hati.
-Ibu : Penyayang dan baik hati.
Sudut Pandang : Orang pertama serba tahu.
Amanah : Mengajarkan bahwa kesederhanaan merupakan dasar kebahagian bagi manusia. Bersikap baik kepada perempuan dan mengajarkan bahwa segala sesuatu berasal dari niat pada akhirnya akan berhasil.
Unsur Ekstrinsik :
-Nilai sosial : Ada rasa kesetiakawanan antar sesama geng motor yang Dilan jalani. Banyak rintangan tapi tidak membuat mereka lari dari masalah.
-Nilai Moral : Ada rasa tanggung jawab apa yang telah kita lakukan.
-Nilai Budaya : Menggunakan aturan adat Bandung dalam kegiatan sehari - hari.
-Nilai Religi : Tokoh Dilan tidak pernah melewatkan tugas nya sebagai seorang muslim dan saling memaafkan.
Lihat yaa 👉https://m.youtube.com/watch?v=WKkZJLRQMdY

Comments
Post a Comment