Skip to main content

Presentasi Novel “R (Raja, Ratu dan Rahasia)” Karya Wulan Fadila Fatia SMAN 41 Thn 2017

Presentasi Novel “R (Raja, Ratu dan Rahasia)” Karya Wulan Fadila Fatia SMAN 41 Thn 2017

Nama                                      : Anjar Raehananda Salsabila
Kelas                                       : X IPS 2
Pelajaran                                 : Bahasa Indonesia
Semester                                 : Genap
Guru                                       : M. Jarkasih, S.Pd., M.Par

            Sinopsis          :
Raja dan Ratu. Cerita ini bukan seperti cerita – cerita di dunia dogeng yang menggambarkan seorang raja dan ratu yang memimpin sebuah kerajaan. Namun, cerita ini tentang Raja seorang siswa yang tanpa ia sadari terjebak dalam zona aneh yang biasa disebut friendzone dengan sahabat lamanya, Ratu. Mereka berdua sebenarnya saling menyukai satu sama lain namun perasaan itu terkalahkan dengan yang namanya gengsi, mereka terlalu gengsi untuk mengungkapkan perasaan masing – masing.
            Novel karya Wulan Fadi ini menyuguhkan gaya bahasa dan alur yang menarik, ini terlihat dari awal sampai akhir cerita. Novel R ini menceritakan tentang kehidupan tokoh Ratu yang baru saja ditimpa musibah dengan kematian kedua orang tuanya, sehingga saat ini ia hanya tinggal bersama Reon yang merupakan kakak kandung nya. Namun akibat kesibukan yang Reon alami selama kepergian kedua orangtuanya, menyebabkan Reon memilih menitipkan Ratu di rumah sahabat kedua orang tua mereka yaitu Tante Mitha yang merupakan kepala yayasan di sekolah Ratu juga. Tante Mitha ini mempunyai seorang putra yang bernama Raja. Selama Ratu tinggal di rumah Tante Mitha, Raja lah yang bertanggung jawab untuk menjaganya, hingga tanpa sadar rasa tanggung jawab itu berubah menjadi rasa cinta. Namun ada sebuah kendala diantara hubungan mereka akibat dari sebuah perkumpulan yang dibuat di sekolah mereka, yang diberi nama “Komplotan Rahasia”.


Unsur intrinsik :
A.    Tema                           : Percintaan dan kekeluargaan
B.     Alur                             : Mundur (flashback)
C.     Latar                            :
Tempat            : Di sekolah, di rumah Raja, di rumah Ratu, tempat     kumpul Komplotan Rahasia
Waktu                         : Pagi, siang, sore dan malam
Suasana           : bahagia, sedih, tegang

D.    Perwatakan                 :
a)      Raja                       : Keras, khawatir
b)      Ratu                      : Tegar, sabar, ramah dan pintar
c)      Reon                      : Bai hati dan penyayang
d)     Tante Mitha           : Ramah, baik hati namun keras dalam mendidik anak

E.     Penokohan                  : Protagonis (Raja, Ratu, Reon, bunda Raja, Leoni, Leon) Tritagonis (Resta, Ladit, Edo) Antagonis (Agung)
F.      Sudut pandang            : Orang ketiga sebagai pengamat
G.    Amanah                       : Sayangilah semua orang yang berada disisi kita selagi mereka masih ada di dunia ini, dan janganlah buang kesempatan untuk meraih impianmu.

Unsur Ekstrinsik                     :


·         Kelebihan dan Kekurangan

Kelebihan Novel         :
Dalam novel ini terdapat kata-kata yang menghibur, sehingga mampu membuat pembaca merilekskan pikiran dari beban-beban yang diterima. Selain itu kata-kata romantic yang disampaikan dari tokoh Raja kepada Ratu juga dapat membuat pembaca terbawa suasana sehingga menimbulkan sensasi tertentu. Ditambah penggunaan bahasa yang mudah di mengerti dan penempatan setting waktu dan tempat yang detail.

Kekurangan Novel      :
Novel ini memiliki akhir yang belum terlalu jelas, karena diceritakan bahwa mereka bertemu di Venice lalu Ratu mengatakan Raja, ayo pulang. Dan ini sangat membuat saya merasa bingung.

·         Nilai Agama
Dalam novel ini diceritakan tokoh Ratu yang sangat tegar dan sabar saat kematian kedua orang tua nya. Padahal saat itu ia masih gadis berumur 15 tahun. Namun ia mencoba untuk tidak larut dalam kesedihan itu.



·         Nilai Sosial
Perkumpulan yang diadakan oleh siswa-siswi SMA Adhi Jaya yang diberi nama Komplotan Rahasia ini adalah suatu wadah dimana siswa-siswi dapat melepas penat mereka dengan bercerita dan bermain bersama. Selain itu perkumpulan ini juga dimanfaatkan untuk terjadinya interaksi antar murid SMA Adhi Jaya.


Comments

Popular posts from this blog

Marawis

Marawis  adalah salah satu jenis "band tepuk" dengan  perkusi  sebagai  alat musik  utamanya. Musik ini merupakan kolaborasi antara kesenian  Timur Tengah  dan  Betawi , dan memiliki unsur ke agamaan  yang kental. Itu tercermin dari berbagai lirik lagu yang dibawakan yang merupakan pujian dan kecintaan kepada Sang Pencipta. Sejarah Marawis Kesenian marawis berasal dari negara timur tengah terutama dari  Yaman . Nama marawis diambil dari nama salah satu alat musik yang dipergunakan dalam kesenian ini. Secara keseluruhan, musik ini menggunakan  hajir ( gendang  besar) berdiameter 45 Cm dengan tinggi 60-70 Cm, marawis (gendang kecil) berdiameter 20 Cm dengan tinggi 19 Cm,  dumbuk  atau (jimbe) (sejenis gendang yang berbentuk seperti  dandang , memiliki diameter yang berbeda pada kedua sisinya), serta dua potong  kayu  bulat berdiameter sepuluh sentimeter. Kadang kala perkusi dilengkapi dengan  ...

Kelas 12 IPA 1 Kelompok 3 Ujian Praktik Teater 'Usaha Membawa Nikmat' SMAN 41 Thn 2018

Ujian Praktik Teater 'Usaha Membawa Nikmat' SMAN 41 Thn 2018 TIM PRODUKSI: 1.      ADITYA ANASTA   (PELATIH DIMAS, PENATA MUSIK) 2.      ALIF MUZAKKI        (PETINJU, MUSUH DIMAS) 3.      ALFRIDA NS                        (MC, PENATA PANGGUNG) 4.      ANNISA PY              (LIZA, PENATA RIAS) 5.      DIMAS AW              (PETINJU) 6.      M. SOLEH AMAL    (WASIT, PENATA PANGGUNG) 7.      NOVAL TAUHID     (PELATIH ALIF) 8.      SAFIRA DL        ...

Kelas 12 IPS 1 Ujian Praktek Teater "Pembenahan Wisma Atlet" SMAN 41 Thn 2018

Kelas 12 IPS 1 Ujian Praktek Teater "Pembenahan Wisma Atlet" SMAN 41 Thn 2018 Ujian Praktek SMAN 41 Jakarta Bahasa Indonesia Tahun Ajaran 2017 / 2018 "Pembenahan Wisma Atlet" Oleh Kelompok 3 1.Dicky Andika Nugraha : Wakil Presiden 2. Dwiki Agung Priambodo : Menteri PUPR 3. Desita Dwi Suciyani : Dirjen PUPR dan Direktur Persero 4. Salsabila Mutiara Puspa : Kontraktor PT. Persero 1 5. Friska Steviana : Kontraktor PT. Persero 2 6. Gustiana Putri Maharani : Atlet Volly 7. Nur Ismi Novyanti : Atlet Timnas Volly Indonesia 8. Ega Lusyana : Reporter 9. Syifaus Sakinah : Kameramen Guru Penilai : Muhammad Jarkasih, S.Pd., M.Par. Siwi Marwati, S.Pd. Dra. Nova Linda, M.Pd. Adegan 1 Setelah mendapatkan kabar bahwa Indonsia menjadi salah satu kandidat sebagai Tuan Rumah Asian Games 2018. Pada tanggal 25 Juli 2014, OCA menunjuk Jakarta sebagai Tuan Rumah Asian Games XVIII dengan Palembang. Oleh sebab ...