Kuis Majas "Macam-macam Majas" SMAN 41 Thn 2017
Nama:Selsa Danya Fitria
Kelas:X IPS 2
Pelajaran:Bahasa Indonesia
Guru: M. Jarkasih, S. Pd., M. Par
Naskah
Majas terdiri dari 4 jenis yaitu:
I. Majas Perbandingan
1.Asosiasi
Perbandingan terhadap dua hal yang pada Hakikatbua berbeda tetapi sengaja dianggap sama.
Contoh: Semangatnya keras bagaikan baja.
2.Metafora
Majas yang memberikan ungkapan secara langsung berapa perbandingan analogis.
Contoh: Raja siang keluar dari ufuk timur
3.Personifikasi
Majas yang membandingkan benda tak bernyawa seolah-olah mempunyai sifat yabg sma seperti manusia.
Contoh: Ombak berkejaran ketepi pantai
4.Alegon
Penggunaan bahsa yang mengatakan dengan cara lain dengan kiasan dan penggambaran.
Contoh: Imam adalah kemudi dalam mempengaruhi zaman.
II. Majas Pertentangan
1.Hiperbola
Majas yang memberikan kesan yang berlebihan dari kenyataan agar lebih berkesan/meminta perhatian.
Contoh: Ia terkejut setengah mati begitu melihat mauat tersebut.
2.Paradoks
Majas yang mengandung pertentangan antara pernyataan dengan fakta yang telah ada.
Contoh: Hatiku merintih ditengah hinggar bingar pesta yang sedang berlangsung.
3.Antilesis
Majas yang menggunakan pasangan kata yang artinya berlawanan.
Contoh: Tua muda besar kecil ikut meramaikan pesta kembang api.
4.litotes
Majas yang menyatakan dengan berlawan daru kenyataanya yang bertujuan untik merendahkan diri.
Contoh: Terimalah kado yang tidak berharga ini sebagai tanda terima kasihku.
III. Majas Pertautan
1.Sinekdode
Penggunaan kata yang sma dengan faktanya yabg bertujuan memperjelas
Contoh: lewat gardu belanda dengan berani.
2.Metonimia
Pengungkapan berupa penggunaan makna benda yang lain seperti merk, atribur atau ciri khas.
Contoh: Sering menghisap jarum.
3.Alusio
Majas yang menggunakan kata-kata berkaitan dengan peristiwa umum yabg terjadi atau penggunaan kata yang umum dalam menunjukan maksud.
Contoh: Sudah dua hari ia tidak terlihat batang hidungnya.
IV. Majas Perulangan/Penegasan
1.Aliterasi
Kata-kata yang memanfaatkan kata yang permukaanya sma dengan bunyinya.
Contoh: Dara dambaanku.
2.Pleonasme
Majas yang menggunakan kata-kata dengan berlebihan untuk menegaskan arti suatu kata.
Contoh: Saya naik ketangga atas
3.Anataslasis
Majas yang mengandung pengulangan kata yang sma dengan makna yang berbeda.
Contoh: Ayah selalu membawa buah ditangan untuk buah hatinya.
4.Repetisi
Majas perulangan kata atau kelompok kata yang sama dlam mebarik pergatian atau menegaskan.
Contoh: Tidak setiap sepi jadi duri.
5.Paralelisme
Majas perulangan yang pada umumnya terhadapat dalam puisi yang disusun atas bait yang berbeda.
Contoh: Sunyi itu duka.
Yuk lihat video saya di youtube https://youtu.be/Dv1bv_tMXd4 jangan lupa like dan comentnya terimakasih.
Nama:Selsa Danya Fitria
Kelas:X IPS 2
Pelajaran:Bahasa Indonesia
Guru: M. Jarkasih, S. Pd., M. Par
Naskah
Majas terdiri dari 4 jenis yaitu:
I. Majas Perbandingan
1.Asosiasi
Perbandingan terhadap dua hal yang pada Hakikatbua berbeda tetapi sengaja dianggap sama.
Contoh: Semangatnya keras bagaikan baja.
2.Metafora
Majas yang memberikan ungkapan secara langsung berapa perbandingan analogis.
Contoh: Raja siang keluar dari ufuk timur
3.Personifikasi
Majas yang membandingkan benda tak bernyawa seolah-olah mempunyai sifat yabg sma seperti manusia.
Contoh: Ombak berkejaran ketepi pantai
4.Alegon
Penggunaan bahsa yang mengatakan dengan cara lain dengan kiasan dan penggambaran.
Contoh: Imam adalah kemudi dalam mempengaruhi zaman.
II. Majas Pertentangan
1.Hiperbola
Majas yang memberikan kesan yang berlebihan dari kenyataan agar lebih berkesan/meminta perhatian.
Contoh: Ia terkejut setengah mati begitu melihat mauat tersebut.
2.Paradoks
Majas yang mengandung pertentangan antara pernyataan dengan fakta yang telah ada.
Contoh: Hatiku merintih ditengah hinggar bingar pesta yang sedang berlangsung.
3.Antilesis
Majas yang menggunakan pasangan kata yang artinya berlawanan.
Contoh: Tua muda besar kecil ikut meramaikan pesta kembang api.
4.litotes
Majas yang menyatakan dengan berlawan daru kenyataanya yang bertujuan untik merendahkan diri.
Contoh: Terimalah kado yang tidak berharga ini sebagai tanda terima kasihku.
III. Majas Pertautan
1.Sinekdode
Penggunaan kata yang sma dengan faktanya yabg bertujuan memperjelas
Contoh: lewat gardu belanda dengan berani.
2.Metonimia
Pengungkapan berupa penggunaan makna benda yang lain seperti merk, atribur atau ciri khas.
Contoh: Sering menghisap jarum.
3.Alusio
Majas yang menggunakan kata-kata berkaitan dengan peristiwa umum yabg terjadi atau penggunaan kata yang umum dalam menunjukan maksud.
Contoh: Sudah dua hari ia tidak terlihat batang hidungnya.
IV. Majas Perulangan/Penegasan
1.Aliterasi
Kata-kata yang memanfaatkan kata yang permukaanya sma dengan bunyinya.
Contoh: Dara dambaanku.
2.Pleonasme
Majas yang menggunakan kata-kata dengan berlebihan untuk menegaskan arti suatu kata.
Contoh: Saya naik ketangga atas
3.Anataslasis
Majas yang mengandung pengulangan kata yang sma dengan makna yang berbeda.
Contoh: Ayah selalu membawa buah ditangan untuk buah hatinya.
4.Repetisi
Majas perulangan kata atau kelompok kata yang sama dlam mebarik pergatian atau menegaskan.
Contoh: Tidak setiap sepi jadi duri.
5.Paralelisme
Majas perulangan yang pada umumnya terhadapat dalam puisi yang disusun atas bait yang berbeda.
Contoh: Sunyi itu duka.
Yuk lihat video saya di youtube https://youtu.be/Dv1bv_tMXd4 jangan lupa like dan comentnya terimakasih.

Comments
Post a Comment