Skip to main content

Kuis Debat Tim 9 VS Tim 1 "Bus Wisata Tingkat" SMAN 41 Thn 2017



Luthfi : "Kami sebagai tim kontra tidak setuju dengan adanya bus tingkat. Menurut saya bus itu hanya buang-buang waktu saja karna dengan adanya bus tingkat yang terbatas serta kursi penumpang yang terbatas pula. Dan bus tingkat hanya ada di waktu tertentu dan hanya mengunjungi sebagian halte-halte di Jakarta saja. Memang bus tingkat ini gratis dan menurut kami itu merugikan karena bus tingkat adalah kendaraan import dari luar negeri dan harga bus tingkat yang mahal dan di Jakarta di gratiskan menurut kami itu merugikan, belum lagi suku cadang dari bus tingkat harganya bus tingkat juga jalannya sangat lambat karena bebannya berat. Jadi memungkinkan bus tingkat itu menyebabkan kemacetan. Bus tingkat juga hanya berkeliling saja jadi itu sangat membosankan.Jadi dari kami,kami tidak setuju dengan adanya bus tingkat."

Putri : "Kami sebagai tim pro setuju dengan adanya bus tingkat. Kami dari tim pro menganggap bahwa banyak sekai keuntungan yang kita dapat dari bus wisata tingkat. Keuntungannya yaitu lebih mudak di akses, lebih ramah lingkungan, lebih memuat penumpang banyak, lebih hemat dan praktis. Selain keuntungan diatas bus wisata tingkat  juga dapat menghindari kemacetan. Bahkan di Jepang orang banyak menggunakan bus wisata tingkat dengan alasan harganya lebih murah dan aman. Selain itu, banyak juga didalam bus wisata tingkat orang yang ramah dan sopan. Lalu disamping kegunaannya bus tingkat juga dapat membawa kita keliling Jakarta, selain itu bus wisata tingkat sangat di anjurkan oleh pemerintah,karena pemerintah juga berfikir bahwa biaya bus tingkat itu sangat murah, selain itu juga dapat membantu masyarakat menengah kebawah untuk dapat berkeliling jakarta karena dari itu masyarakat menengah dapat merasakan indahnya kota jakarta."

Mega : "Saya sebagai orang ke tiga dari tim kontra akan menyanggah pernyataan yang diberikan oleh maria. Saya sangat tidak setuju dengan adanya bus tingkat. Suku cadang dari bus tingkat harganya sangat mahal dan suku cadang harus di import dari luar negeri, bus tingkat juga masih menggunakna transmisi otomatis yang
mengakibatkan kurang stabil apalagi di bagian atas bus,bus tingkat jalannya sangat
lambat, karena bebannya yang besar, sehingga mengkibatkan jalannya sangat lambat, penumpang juga harus mengantri dan menunggu dalam waktu yang cukup lama karena bus tingkat yang tidak kunjung datang. Jadi menurut kami dari tim kontra, bus tingkat sangat tidak diperlukan karena tidak semua warga DKI Jakarta
memilih bus tingkat sebagai transportasi untuk berkeliling atau berwisata karena
masih banyak warga yang menaiki kendaraan milik pribadi seperti kendaraan roda
dua dan roda empat."

Putri : "Ya saya sebagai orang ketiga dari tim pro akan menyimpulkan bahwa saya tetap setuju dengan adanya bus tingkat, karna bus tingkat sangat nyaman dan juga  ramah lingkungan. Dan dengan adanya bus tingkat ini kita di mudahkan untuk
melihat pemandangan kota Jakarta dengan duduk di kursi  lantai dua bus tingkat."

Mega : "Saya sebagai orang ketiga dari tim kontra akan menarik kesimpulan bahwa saya tetap sangat tidak setuju di adakannya bus tingkat, bus tingkat ini dapat menimbulkan kemacetan karena jalannya yang sangat lambat dikarenakan bebannya yang sangat berat."

Comments

Popular posts from this blog

Marawis

Marawis  adalah salah satu jenis "band tepuk" dengan  perkusi  sebagai  alat musik  utamanya. Musik ini merupakan kolaborasi antara kesenian  Timur Tengah  dan  Betawi , dan memiliki unsur ke agamaan  yang kental. Itu tercermin dari berbagai lirik lagu yang dibawakan yang merupakan pujian dan kecintaan kepada Sang Pencipta. Sejarah Marawis Kesenian marawis berasal dari negara timur tengah terutama dari  Yaman . Nama marawis diambil dari nama salah satu alat musik yang dipergunakan dalam kesenian ini. Secara keseluruhan, musik ini menggunakan  hajir ( gendang  besar) berdiameter 45 Cm dengan tinggi 60-70 Cm, marawis (gendang kecil) berdiameter 20 Cm dengan tinggi 19 Cm,  dumbuk  atau (jimbe) (sejenis gendang yang berbentuk seperti  dandang , memiliki diameter yang berbeda pada kedua sisinya), serta dua potong  kayu  bulat berdiameter sepuluh sentimeter. Kadang kala perkusi dilengkapi dengan  ...

Kelas 12 IPA 1 Kelompok 3 Ujian Praktik Teater 'Usaha Membawa Nikmat' SMAN 41 Thn 2018

Ujian Praktik Teater 'Usaha Membawa Nikmat' SMAN 41 Thn 2018 TIM PRODUKSI: 1.      ADITYA ANASTA   (PELATIH DIMAS, PENATA MUSIK) 2.      ALIF MUZAKKI        (PETINJU, MUSUH DIMAS) 3.      ALFRIDA NS                        (MC, PENATA PANGGUNG) 4.      ANNISA PY              (LIZA, PENATA RIAS) 5.      DIMAS AW              (PETINJU) 6.      M. SOLEH AMAL    (WASIT, PENATA PANGGUNG) 7.      NOVAL TAUHID     (PELATIH ALIF) 8.      SAFIRA DL        ...

Kelas 12 IPS 1 Ujian Praktek Teater "Pembenahan Wisma Atlet" SMAN 41 Thn 2018

Kelas 12 IPS 1 Ujian Praktek Teater "Pembenahan Wisma Atlet" SMAN 41 Thn 2018 Ujian Praktek SMAN 41 Jakarta Bahasa Indonesia Tahun Ajaran 2017 / 2018 "Pembenahan Wisma Atlet" Oleh Kelompok 3 1.Dicky Andika Nugraha : Wakil Presiden 2. Dwiki Agung Priambodo : Menteri PUPR 3. Desita Dwi Suciyani : Dirjen PUPR dan Direktur Persero 4. Salsabila Mutiara Puspa : Kontraktor PT. Persero 1 5. Friska Steviana : Kontraktor PT. Persero 2 6. Gustiana Putri Maharani : Atlet Volly 7. Nur Ismi Novyanti : Atlet Timnas Volly Indonesia 8. Ega Lusyana : Reporter 9. Syifaus Sakinah : Kameramen Guru Penilai : Muhammad Jarkasih, S.Pd., M.Par. Siwi Marwati, S.Pd. Dra. Nova Linda, M.Pd. Adegan 1 Setelah mendapatkan kabar bahwa Indonsia menjadi salah satu kandidat sebagai Tuan Rumah Asian Games 2018. Pada tanggal 25 Juli 2014, OCA menunjuk Jakarta sebagai Tuan Rumah Asian Games XVIII dengan Palembang. Oleh sebab ...