Nama : Siti Yohana
Kelas : X IIS 1
Pelajaran: Bahasa Indonesia
Latihan di villa bogor
Saya akan membawakan sebuah cerita dari pengalaman saya saat berada di villa bogor bersama teman-teman taekwondo saya. Pengalaman ini baru saja saya alami, kira-kira pada tanggal 24 maret 2016. Kenapa saya memilih menceritakan cerita yang baru saya alami ini?, karena menurut saya pengalaman pada saat saya berada di villa tersebut sangatlah menyenangkan meskipun kadang membuat saya kesal, tetapi menurut saya pengalaman ini cukup menarik untuk saya ceritakan.
Pada tanggal 24 maret 2016 yaitu hari kamis, setelah sepulang sekolah saya bersama dengan 2 orang kakak kelas 12 langsung pergi kerumah sabam budi dan betangkat menuju villa. Diperjalanan saat menuju villa itu banyak berbagai hal kami alami, mulai di dari anak laki-laki yang ga dapet tempat duduk jadinya berdiri selama 2 jam didalam kereta, lalu saat didalam angkutan umum amir membuka sebuah aplikasi dan membuat kami semua tertawa, dan ada sebagian dari kami yang ketika tidur lalu difoto, pokoknya ada aja deh yang bikin kami semua tertawa ketika didalam perjalanan menuju villa, tetapi kami semua sampai ke villa dengan selamat dan langsung beristirahat ketika sampai disana dan tidak lupa solat berjama'ah.
Pagi datang tidak lupa kami solat subuh berjama'ah setelah itu kami bersama-sama sarapan pagi lalu kami latihan seperti biasa tetepi yang membuat latihan kali ini berbeda adalah kami lari 5× turun naik karena jalanannya yang menurun, uadah gitu ada tambahannya yaitu cewe atau cowo yang larinya 2 terakhir dapet tugas piket yaitu harus nyuci piring, kebetulan saat itu saya larinya ga sungguh-sungguh dan ya 2 orang terakhir dari cewenya itu saya dan kak puspa, jadinya saya dan kak puspa bantu-bantu deh. Ketika bangun dari tidur siang, kami semua makan siang bersama-sama dan saat malam pun juga sama. Setelah itu kami latihan kembali, setelah selesai latihan kami beristirahat untuk tidur, tetapi untuk anak laki-lakinya berbeda mereka bermain sebuah permainan dan ada pula yang bernyanyi bersama.
Seperti hari-hari biasanya kami sarapan pagi setelah itu sabam bilang kekami semua kalau latihannya dimulai dengan lari dari kali sampai ke villa lagi dan 3 orang terakhir yang sampai ke villa mau cewe atau cowo bantu bersih-bersih kaya kemarin. Mendengar itu saya sempat percaya diri di butuhin soalnya didalam pikiran saya pasti jalannannya biasa aja dan mungkin ga bakalan piket lagi kaya kemarin lagi, tetapi ga taunya kami semua harus berlari diatas jalanan yang menanjak menuju villa dengan harapan gamau jadi orang yang piket hari ini. Meskipun saya berlari lebih cepat namun tetap saja saya menjadi orang ketiga dari semua cewe yang larinya paling akhir dan ya saya termasuk orang yang piket hari itu. Habis itu kami tidak tidur siang melainkan memainkan games. Gamesnya itu cukup seru soalnya bapak-bapak dan ibu-ibu yang ikut ke puncak bogor untuk mengawasi anak-anaknya dalam latihan di villa ikuttan bermain games yang tiap tahunnya diadakkan untuk menambah keseruan. Sehabis main games kami semua beristirahat kembali lalu setelah berenang, saya dan anak perempuan yang lainnya pergi ke toko yang dekat dengan villa dan membeli beberapa makanan lalu kembali lagi ke villa.
Hari minggu datang, yang biasanya sehabis sarapan pagi kami latihan setiap pagi hari, kali ini kami nggak latihan melainkan bermalas-malasan (ada yang habis mandi terus udah rapi tetapi malah tidur lagi, nonton tv, main gitar kalo nggak main yang lain) tapi kenapa kami seperti itu karena hari minggu ini juga kami pulang keruamglh masing-masing dan ga bakalan tiap hari seperti hari kemarin lagi.
Comments
Post a Comment