Nama : Khanza Chairunnisa Luthfi
Kelas : X IIS 1
Tugas : Bahasa indonesia
Putih
Indah,merupakan sebuah kata yang tepat untuk menggambarkan hari ini hari yang telah didampingi oleh angin yang sejuk dan juga telah menerbangkan beberapa helai daun disiang yang ramai pada saat ini.
“Heh bengong aja lu sendirian aja disini emang jadi ngumpul ga sih?”
“Eh dhea ngagetin aja deh, tau dah tadi sih katanya udah pada sampe mungkin lagi kerumah pewe ngambil mobil katanya sih aldi yang nyetir”
“Beneran?asik dong”kami pun tertawa
Setelah menunggu lumayan lama datanglah mereka.
“Lama aja nih pada panas tau nungguinnya kasian nih kulit gua jadi gosong gini”ya itulah dhea cewe cantik yang manjanya ga ketulungan tetapi dia baik ko sangat baik dan juga setia kawan.
“Udah yu jangan brantem terus kapan berangkatnya ini”aku menyaut tentu saja siapa yang mau berlama lama berdiri sendari tadi menunggu mereka datang.
Akhirnya pewe membawa kami masuk ke mobilnya tentu saja aldi yang menyetirnya lalu kursi depan disebelah pengemudi tentu saja dhea yang tidak ingin lepas dari pujaan hatinya dikursi tengah ada pewe ines dan aku tentu saja, dijok belakang diisi dengan anak-anak laki yaitu dafa,dimas,naufal dan alfi tentu mereka bisa berempat bagaimana tidak alfi memiliki badan yang sangat kurus bisa dikatakan seperti lidi.
Ya kami ramai-ramai tentu saja membuat berisik jika kalian berada didalamnya pasti kalian akan merasa sangat berisik dan seru tentu saja bahkan sampai kami pun juga tidak sadar bahwa kami telah sampai. Disinilah kami tempat wahana yang lumayan sepi dikarenakan ini adalah hari kerja bukannya kami bolos kami pulang cepat dan tidak ingin menyia nyiakan waktu,kami pun turun dari mobil dan ada mobil lain juga yang sama memakai kaos putih tentunya dan merupakan rombongan kami tentunya .
“Heh putih tambah putih aja luh”goda inge ke saya
“Apaan sih nge semuanya make baju putih kali bukan gua doang”
dia pun tertawa sambil menepuk jidat ”Oh iya gua lupa lagian lu atas ampe bawah putih semua eh sama tuh ma dafa cie janjian ya”,
Aku pun memukul pelan tangannya “Apaan sih nge boro-boro janjian chat aja kaga pernah hahaha”
Lalu kami tertawa bersama dengan beiringan masuk ke wahana sungguh indah aku jalan paling belakang tentu saja sengaja aku bahagia melihat semuanya tertawa bebas tidak sepertii biasanya yang selalu berkutat dengan buku hp maupun laptop aku benar-benar bahagia tidak kami semua seseorang merangkul ku
”Weh bengong mulu dari tadi kesambet mampus lu,.. hahaha”
Kami pun tertawa dan mulai menaiki satu persatu wahana yang pertama tentu saja kuda-kudaan kami sungguh seperti anak kecil lalu memasuki istana boneka lalu ke tornado dan kami berpencar menikmati tempat wahana ini seperti kami berada dirumah kami masing-masing.Dan suatu hal pun terjadi hp pewe ilang kami pun panik kami pun berpencar mencari kesana kemari ,kami benar-benar dibuat gila olehnya,hanya karena sebuah handphone telang hilang ya sejam kami mencarinya . Lalu datanglah Dimas dan Naufal dari kamar mandi dengan tampang polosnya mereka pun bertanya.
“Lu kenapa za pucet aja tuh muka”aku pun menjawab
”Kalian melihat hp pewe ga masa ilang lagi pada nyariin nih kita”
dan dengan polosnya naufal menjawab sambil mengangkat tangannya ke udara dan berkata
“Ini hp pewe kan tadi gua pinjem mau nemenin dimas berojol” kami semua pun tertawa kan saling pandang ke pewe dan berteriak
“PEWE”
Dia pun hanya nyengir bahagia akupun sungguh merasa bahagia bisa berada salah satu diantara mereka,hari pun mulai gelap ya sekarang jam empat lewat kami memutuskan untuk pulang setelah kami mengabadikan beberapa kenangan kami pun berpencar kerumah masing-masing
“Apakah ini terakhir kita seperti ini?”kami pun menoleh asal suara itu ines dia yang berkata
“Tidak suatu saat nanti kita pasti akan sering bertemu seperti hari ini”kami pun berpelukan dan mengatakan selamat tinggal semangat untuk masa yang akan datang , SMA kami datang, aku pun menyahut
“Kita pasti bisa sukses”semua dengan kompak menjawab
“PASTI”
Kami pun berpamitan satu-satu dan pulang kerumah masing-masing.
-Selesai.
Comments
Post a Comment