Skip to main content

Gaby Adelia. Cerpen "A Figure That Could Not Be Considered" SMAN 41 Thn 2016

Nama: Gaby. Adelia. Tanti. Utomo
Kelas: X- IIS 1
Guru Bidang Studi: Muhammad Jarkasih S.pd., M.Par.
Tugas:  Cerpen
Judul: A figure that could not be considered.

Kenalin nama saya Gaby adelia tanti utomo, sekarang aku masih kelas 1 SMA. Aku mempunyai seorang kaka dan syukur masih mempunyai sepasang orang tua yang hidup rukun. A figure that could not be considered artinya seseorang yang tak pernah dianggap. Yang ga dianggap disini bukan aku. Seperti kebanyakan cerita biasannya yang tak dianggap adalah sang penulis tetapi cerita kali ini adalah aku yang tidak menganggap keberadaan sesorang itu.
Waktu berjalan sampai umurku yang ke 14thn sampai 14 tahun itu kami selalu bersama setiap harinya sampai-sampai membuat aku jenuh melihatnya bahkan sebal. Namun suatu ketika saat aku tau bahwa dia ingin pergi, pergi bukan untuk yang selamanya pastinya tetapi pergi untuk menuntut ilmu.
Jadi kali ini aku akan bercerita mengenai soulmate hidup bukan pacar-pacar melainkan soulmate hidup dari satu kandung. Setelah saudara ku perempuan satu-satu nya itu lulus sekolah SMA nya thn 2014 dia langsung mengikuti serangkaian tes-tes untuk melanjutkan pendidikan dari tes menjadi polwan, sampai tes-tes PTN. Namun saat mengikuti tes polwan setelah 1 minggu lelahnya mengikuti tes tersebut yang benar-benar 1 hari penuh untuk mengurusinya pada hari ke 6 yaitu tes fisik kaka ku tidak keterima karna tingginya yang hanya kurang 1cm dia pulang kerumah dan bersedih bodohnga aku malah ngetawainnya sambil mengejek. Namun ia menangus bukan karna tidak diterima melainkan lelahnya menjalani semua prosedur polwan tersebut namun ditolak hanya karna kurang 1cm tinggi badan wkwkwkwk.
Akhirnya kaka ku pun tidak butuh waktu lama ia move on dan mendapat panggilan dari salah satu PTN terkenal di Malang. Panggilan pertama kaka ku menghiraukan panggilan tersebut dan menyesal telah menghiraukannya namun selang 2 hari kaku di panggil lagi dan diterima di PTN tersebut lalu dia dan mamah ku pergi ke Malang untuk mengurus surat-surat dan sebagainnya sampai itu belum menyadari betapa pentingnya dia. 3 hari kemudian dia pun pulang ke jakarta dan selama 1bln lamanya dia bersamaku lalu harus pergi ke Malang untuk belajar demi masa depannya yaitu bercitnai orang yang lagi bersama-sama bareng kalian belum tentu besok dia masih ada buat kalian.

Comments

Popular posts from this blog

Marawis

Marawis  adalah salah satu jenis "band tepuk" dengan  perkusi  sebagai  alat musik  utamanya. Musik ini merupakan kolaborasi antara kesenian  Timur Tengah  dan  Betawi , dan memiliki unsur ke agamaan  yang kental. Itu tercermin dari berbagai lirik lagu yang dibawakan yang merupakan pujian dan kecintaan kepada Sang Pencipta. Sejarah Marawis Kesenian marawis berasal dari negara timur tengah terutama dari  Yaman . Nama marawis diambil dari nama salah satu alat musik yang dipergunakan dalam kesenian ini. Secara keseluruhan, musik ini menggunakan  hajir ( gendang  besar) berdiameter 45 Cm dengan tinggi 60-70 Cm, marawis (gendang kecil) berdiameter 20 Cm dengan tinggi 19 Cm,  dumbuk  atau (jimbe) (sejenis gendang yang berbentuk seperti  dandang , memiliki diameter yang berbeda pada kedua sisinya), serta dua potong  kayu  bulat berdiameter sepuluh sentimeter. Kadang kala perkusi dilengkapi dengan  ...

Kelas 12 IPA 1 Kelompok 3 Ujian Praktik Teater 'Usaha Membawa Nikmat' SMAN 41 Thn 2018

Ujian Praktik Teater 'Usaha Membawa Nikmat' SMAN 41 Thn 2018 TIM PRODUKSI: 1.      ADITYA ANASTA   (PELATIH DIMAS, PENATA MUSIK) 2.      ALIF MUZAKKI        (PETINJU, MUSUH DIMAS) 3.      ALFRIDA NS                        (MC, PENATA PANGGUNG) 4.      ANNISA PY              (LIZA, PENATA RIAS) 5.      DIMAS AW              (PETINJU) 6.      M. SOLEH AMAL    (WASIT, PENATA PANGGUNG) 7.      NOVAL TAUHID     (PELATIH ALIF) 8.      SAFIRA DL        ...

Kelas 12 IPS 1 Ujian Praktek Teater "Pembenahan Wisma Atlet" SMAN 41 Thn 2018

Kelas 12 IPS 1 Ujian Praktek Teater "Pembenahan Wisma Atlet" SMAN 41 Thn 2018 Ujian Praktek SMAN 41 Jakarta Bahasa Indonesia Tahun Ajaran 2017 / 2018 "Pembenahan Wisma Atlet" Oleh Kelompok 3 1.Dicky Andika Nugraha : Wakil Presiden 2. Dwiki Agung Priambodo : Menteri PUPR 3. Desita Dwi Suciyani : Dirjen PUPR dan Direktur Persero 4. Salsabila Mutiara Puspa : Kontraktor PT. Persero 1 5. Friska Steviana : Kontraktor PT. Persero 2 6. Gustiana Putri Maharani : Atlet Volly 7. Nur Ismi Novyanti : Atlet Timnas Volly Indonesia 8. Ega Lusyana : Reporter 9. Syifaus Sakinah : Kameramen Guru Penilai : Muhammad Jarkasih, S.Pd., M.Par. Siwi Marwati, S.Pd. Dra. Nova Linda, M.Pd. Adegan 1 Setelah mendapatkan kabar bahwa Indonsia menjadi salah satu kandidat sebagai Tuan Rumah Asian Games 2018. Pada tanggal 25 Juli 2014, OCA menunjuk Jakarta sebagai Tuan Rumah Asian Games XVIII dengan Palembang. Oleh sebab ...