Nama : Firdha Zakiah
Kelas : X IIS 1
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Guru Bidang Studi : Muhammad Jarkasih, S.Pd., M.par
Judul : Melekat dan Tak Terlupakan
Bisa dibilang saya adalah salah satu penggemar dari one direction. Kalau gak salah saya mengidolakan one direction sejak kelas 1 SMP. Selama berjalannya waktu rasa kagum saya semakin menjadi. Dan ada teman saya yang bilang "Ketika kamu mengidolakan seseorang atau sekelompok, kamu akan merasa senang ketika mendengar apapun tentang dirinya". Mungkin inilah yang saya rasakan.
Saya gak tau kenapa hal ini bisa terjadi, yang bisa saya ungkapkan ada perasaan bahagia, senang dan gembira. Disana juga saya ingin selalu tau kabar tentang mereka. Mungkin hal ini juga dirasakan fans-fans lain di luar sana. Seiringnya waktu pada bulan April 2014 saya membaca twitter yang mengabarkan bahwa one direction akan konser di Jakarta. Saya merasa kaget dan senang banget. Setelah 4 tahun terbentuk akhirnya mereka akan melangsungkan tournya ke Indonesia.
Pada tweet tersebut mereka mengabarkan kalau one direction akan konser pada 25 Maret 2015 di Jakarta. Bisa dibilang sangat lama untuk konser tersebut. Awalnya masih belum tau mau ikut nonton konser itu atau gak. Karena takut gak dibolehin sama orang tua. Saya berpikir seandainya saya gak nonton.
Apa saya gak bakal nyesel? Kapan lagi saya bisa melihat idola? Mana tau mereka bubar? Siapa tau juga kalau konser di Jakarta menjadi konser yang pertama dan terakhir?. Melintas dipikiran saya “Paling kalau ngajak kakak diizinin kali sama ibu”, sayapun mengajak kakak saya untuk nonton konser one direction. Karena saya dan kakak saya sama-sama mengidolakan one direction, dari situ kakak saya dan kakak saya mencari info tiket one direction. Kami membawa berkas-berkas seperti kartu keluarga, akte kelahiran, dan juga KTP. Pada 31 Mei 2014 akhirnya kami membeli tiket yang murah alias dibagian tribune.
Ya, karena saya pelajar dan kakak saya mahasiswa yang menerima uang dari orang tua, mau gimana lagi tabungan yang hanya seberapa dan Alhamdulillah abang saya nambahin uang untuk nonton konser tersebut. Sampai di Mall Kasablanka, ternyata banyak yang sudah mengantri untuk pembelian tiket konser. Disana banyak sekali fans one direction yang dari luar Jakarta untuk nonton konser tersebut. Banyak yang jauh-jauh hari ngantri di Mall Kasablanka sampai ada yang menginap juga. Seiring berjalan waktu dengan panjangnya antrian, sempat di umumin bahwa tidak ada izin dari.
Di karenakan tidak ada izin dari pihak Mall Kasablanka. Saya dan kakak saya merasa kecewa, udah datang pagi-pagi dan gak ada hasilnya. Kamipun pergi dari tempat tersebut, lalu pergi untuk mencari makan karena dari pagi kami belum makan nasi sedikitpun. Setelah kami makan, kakak saya berkata “Ayo, balik lagi siapa tau itu boong kakak yakin kok, masa udah datang jauh-jauh gak ada hasil?”. Kamipun bergegas pergi kembali ke tempat tersebut, hasilnya ternyata tidak sia-sia.
Kamipun akhirnya mengantri lagi untuk mendapatkan alamat e-mail promotor dan nomor booking tiket tersebut. Setelah mendapatkan alamat e-mail dan nomor booking tiket dari promotor tersebut, ternyata disana kami tidak langsung bayar. Kami bayar melalui nomor rekening bank yang dikirim melalui e-mail. Setelah mendapatkan e-mail dari pihak promotor dan itu dikasih waktu selama beberapa hari untuk segera transfer karena kalau tidak transfer dengan cepat maka tiket itu akan hangus. Dan setelah transfer kamipun mendapatkan e-mail dari promotor dan diberikan tiket e-voucher konser one direction.
Setelah mendapatkan e-voucher dari promotor, ternyata e-voucher itu belum bisa digunakan. Jika, mau digunakan harus menukarkan e-voucher ke tiket masuk konser one direction dan wirstband. Pada bulan juni 2014 kamipun menukarkan e-voucher ke tiket masuk konser dan wristband serta menunjukkan hasil transaksi ke pihak promotor. Kami menukarkan e-voucher tersebut di Senayan, sampainya di Senayan ternyata kami masih harus mengantri untuk bisa menukarkan tiket masuk konser dan wirstband. Setelah menukar ternyata itu tidak lama seperti awal mengantri di Mall Kasablanka.
Akhirnya kamipun mendapatkan tiket resmi one direction dan wristband. Setelah bergantian tahun dan akhirnya tiba di hari Rabu, 25 Maret 2015 saya sangat tidak sabar untuk melihat sang idola. Di sekolah saya ingin sekali cepat-cepat pulang dan pergi ke Gelora Bung Karno. Setelah saya pulang dari sekolah dan sampai rumah ternyata saya harus menunggu lagi kakak saya yang pulang kuliah. Kakak sayapun tiba dirumah dan kamipun bergegas ke Gelora Bung Karno.
Karena kami telat dan kami baru berangkat jam 5 sore. Awalnya pengen naik busway tapi buswaynya itu lama dan tidak datang, akhirnya kami pergi naik taksi. Setelah kami nunggu taksi dan ternyata busway itu datang, cobaan apalagi. Setelah saya naik taksi, wah, dijalan sangat rame dan macet sampai-sampai tidak bisa bergerak sedikitpun. Dan kami baru tiba di Gelora Bung Karno sekitar jam 8.
Dan saya merasa kecewa padahal jam 7 itu ada pembukaan dari DJ, tapi tidak apa-apa yang penting konsernyapun belum dimulai. Setelah sampai di Gelora Bung Karno, wah gila ini beneran Gelora Bung Karno? Gede banget terus luas lagi, apa saya lagi mimpi (Maklum baru pertama kali ngeliat). Setelah masuk ke stadion Gelora Bung Karno ternyata kami harus lari ke pintu gate c. Sebelum masuk saya berfoto-foto dulu di poster one direction yang gede banget. Setelah foto kamipun membeli lightstick, bando dan kipas, soalnya biar ada sensasinya kalau nonton konser itu begini^^.
Setelah itu kamipun harus lari lagi dan masuk ke dalam lapangan Gelora Bung Karno. Ternyata udah banyak yang datang dan rame banget!, akhirnya waktu konser yang dinanti-nantipun tiba. Dan saya teriak-teriak gak jelas padahal baru video intronya mulai dan saya pikir ini adalah mimpi sampe-sampe saya megang pipi dan oke fir ini bukan mimpi dan akhirnya saya kesampaian juga menonton konser tersebut. Akhirnya saya bisa melihat one direction langsung ya walaupun gak deket banget, tapi itu impian gue tercapai men!. Sayapun teriak, ikut nyanyi, teriak lagi samapi suara saya udah habis dan sampai serak.
Dan saya masih gak percaya kalo mala mini saya lagi nonton konser one direction. Pokoknya Best Night Everlah, konserpun berakhir dan saya berharap untuk tidak berakhir dan masih ingin merasakan kebahagiaan yang saya rasakan malam ini. Disamping itu saya merasa bersyukur karena bisa melihat langsung sang idola dan kakak saya mau mewujudkan impian saya. Dan ini merupakan pengalaman yang tak terlupakan dan saya selalu kenang. Setelah saya dari awal beli tiket, terus nukerin wristband, dan sampai nonton konser banyak sekali pelajaran yang saya dapat.
Salah satunya “Agar ingin mewujudkan sesuatu, kita harus memiliki keinginan yang kuat dan yakin. Maka itu akan menjadi hal yang kenyataan dan mempunyai rasa puas dan gembira.”
Comments
Post a Comment