Nama : Dwi Anggraini Hanafiah
Kelas : X IIS 2
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Judul : Perpisahan
Naskah
Peristiwa ini terjadi pada tahun lalu tepatnya pada bulan mei. Pada saat itu kami semua baru saja selesai melaksanakan Ujian Nasional. Setelah 2 minggu kemudian pihak sekolah mengadakan perpisahan ke daerah Puncak. Pada hari H perpisahan kami berkumpul di dekat Rutan Salemba. Saya dan teman-teman datang dengan wajah yang sangat ceria. Kami mengobrol sambil mengunggu teman-teman yang lain datang. Saat semua sudah berkumpul kami disuruh bapak dan ibu guru untuk segera menaiki bis.
Di dalam bis sangat ramai dengan tingkah-tingkah konyol kami. Selama diperjalanan kami menyanyikan lagu-lagu sampai beberapa dari kami kelelahan dan memutuskan untuk tidur. Pada saat memasuki tol Pak Salim—Petugas perpustakaan—disekolah saya memutuskan untuk memutar film. Film yang diputar pada saat itu, yaitu Fast and Furious 7. Kami menyaksikannya dengan sangat serius. Hingga film itu habis kami saya dan teman saya tertidur.
Saat bangun ternyata perjalanan tinggal seperempat jalan lagi. Kami yang bosan hanya memainkan ponsel dan memakan beberapa cemilan. Tiba saatnya kami di Istana Bogor. Ternyata baru 3 rombongan yang datang dan 1 rombongan lagi masih terjebak macet. Pihak sekolah meminta 3 rombongan itu untuk terlebih dahulu mengelilingi Istana Bogor. Kami melihat bentuk istana yang sangat indah. Kami hanya diperbolehkan untuk berfoto diluar Istana.
Setelah beberapa saat mengelilingi Istana rombongan 1 datang dan langsung mengelilingi Istana. Selesai berkeliling saya dan teman saya memilih memainkan ayunan yang ada sambil menunggu yang lainnya. Hingga kami disuruh bergabung dengan rombongan dan makan siang. Setelah selesai kami disuruh untuk memasuki bis untuk perjalanan ke villa. Sesampai di villa kami dibagikan kamar yang terdiri dari 6 orang. Kami disuruh istirahat sambil menunggu rombongan 1 yang ternyata bis-nya mengalami mogok terpaksa mereka harus dijemput menggunakan bis yang lain.
Saat sore hari kami diperbolehkan untuk mencoba menaiki flaying fox tetapi saya dan beberapa teman saya hanya melihat tidak berani untuk menaiki itu. Bertepatan dengan selesainya bermain flaying fox, rombongan 1 datang. Kami bermain games antar kelas. Sangat seru. Itulah kalimat yang sangat jelas tergambarkan pada saat itu. Puncaknya yaitu perang air. Kami berkelompok untuk menyerang kelompok lain sampai badan kami menggigil kedinginan.
Kami diminta untuk beristirahat sampai acara farewell party nanti malam. Di kamar saya dan teman-teman saya membersihkan diri dan juga bersiap-siap. Malampun tiba saya dan teman-teman berjalan memasuki ruangan untuk mengambil santapan malam. Setelah selesai kami semua berjalan menuju aula tempat farewell party diadakan. Dimulai dari sambutan wakil kepala sekolah sampai sambutan dari ketua OSIS. Sambutan telah selesai hingga saatnya perwakilan kelas menunjukkan keahlian mereka masing-masing.
Setelah itu salah satu siswa perempuan diminta untuk bernyanyi dangdut. Sampai para teman laki-laki saya berjoget dengan gembira. Kami yang melihat tingak mereka hanya tertawa. Acara farewell partyi-pun selesai. Kami disuruh untuk berjalan sampai disebuah perumahan disana kami dikumpulkan. Pak Deni—guru PKN—memimpin untuk memberi siraman rohani dan wejangan.
Setelah selesai kami kembali ke kamar untuk beristirahat. Pada pagi hari kami berkumpul di lapangan untuk bersenam. Senam yang kami gunakan yaitu senam dari setiap kelas saat melaksanakan ujian praktek olahraga. Selesai senam kami dibagikan sarapan setelah itu kami melakukan tukar kado sebagai kenang-kenangan. Selesai menukar kado kami pergi ke kebun wortel disana kami bisa belajar cara menanam wortel dan kami bisa membawa wortel yang sudah bisa dicabut. Setelah itu kami bersiap-siap untuk kembal ke Jakarta dan membeli oleh-oleh.
Kelas : X IIS 2
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Judul : Perpisahan
Naskah
Peristiwa ini terjadi pada tahun lalu tepatnya pada bulan mei. Pada saat itu kami semua baru saja selesai melaksanakan Ujian Nasional. Setelah 2 minggu kemudian pihak sekolah mengadakan perpisahan ke daerah Puncak. Pada hari H perpisahan kami berkumpul di dekat Rutan Salemba. Saya dan teman-teman datang dengan wajah yang sangat ceria. Kami mengobrol sambil mengunggu teman-teman yang lain datang. Saat semua sudah berkumpul kami disuruh bapak dan ibu guru untuk segera menaiki bis.
Di dalam bis sangat ramai dengan tingkah-tingkah konyol kami. Selama diperjalanan kami menyanyikan lagu-lagu sampai beberapa dari kami kelelahan dan memutuskan untuk tidur. Pada saat memasuki tol Pak Salim—Petugas perpustakaan—disekolah saya memutuskan untuk memutar film. Film yang diputar pada saat itu, yaitu Fast and Furious 7. Kami menyaksikannya dengan sangat serius. Hingga film itu habis kami saya dan teman saya tertidur.
Saat bangun ternyata perjalanan tinggal seperempat jalan lagi. Kami yang bosan hanya memainkan ponsel dan memakan beberapa cemilan. Tiba saatnya kami di Istana Bogor. Ternyata baru 3 rombongan yang datang dan 1 rombongan lagi masih terjebak macet. Pihak sekolah meminta 3 rombongan itu untuk terlebih dahulu mengelilingi Istana Bogor. Kami melihat bentuk istana yang sangat indah. Kami hanya diperbolehkan untuk berfoto diluar Istana.
Setelah beberapa saat mengelilingi Istana rombongan 1 datang dan langsung mengelilingi Istana. Selesai berkeliling saya dan teman saya memilih memainkan ayunan yang ada sambil menunggu yang lainnya. Hingga kami disuruh bergabung dengan rombongan dan makan siang. Setelah selesai kami disuruh untuk memasuki bis untuk perjalanan ke villa. Sesampai di villa kami dibagikan kamar yang terdiri dari 6 orang. Kami disuruh istirahat sambil menunggu rombongan 1 yang ternyata bis-nya mengalami mogok terpaksa mereka harus dijemput menggunakan bis yang lain.
Saat sore hari kami diperbolehkan untuk mencoba menaiki flaying fox tetapi saya dan beberapa teman saya hanya melihat tidak berani untuk menaiki itu. Bertepatan dengan selesainya bermain flaying fox, rombongan 1 datang. Kami bermain games antar kelas. Sangat seru. Itulah kalimat yang sangat jelas tergambarkan pada saat itu. Puncaknya yaitu perang air. Kami berkelompok untuk menyerang kelompok lain sampai badan kami menggigil kedinginan.
Kami diminta untuk beristirahat sampai acara farewell party nanti malam. Di kamar saya dan teman-teman saya membersihkan diri dan juga bersiap-siap. Malampun tiba saya dan teman-teman berjalan memasuki ruangan untuk mengambil santapan malam. Setelah selesai kami semua berjalan menuju aula tempat farewell party diadakan. Dimulai dari sambutan wakil kepala sekolah sampai sambutan dari ketua OSIS. Sambutan telah selesai hingga saatnya perwakilan kelas menunjukkan keahlian mereka masing-masing.
Setelah itu salah satu siswa perempuan diminta untuk bernyanyi dangdut. Sampai para teman laki-laki saya berjoget dengan gembira. Kami yang melihat tingak mereka hanya tertawa. Acara farewell partyi-pun selesai. Kami disuruh untuk berjalan sampai disebuah perumahan disana kami dikumpulkan. Pak Deni—guru PKN—memimpin untuk memberi siraman rohani dan wejangan.
Setelah selesai kami kembali ke kamar untuk beristirahat. Pada pagi hari kami berkumpul di lapangan untuk bersenam. Senam yang kami gunakan yaitu senam dari setiap kelas saat melaksanakan ujian praktek olahraga. Selesai senam kami dibagikan sarapan setelah itu kami melakukan tukar kado sebagai kenang-kenangan. Selesai menukar kado kami pergi ke kebun wortel disana kami bisa belajar cara menanam wortel dan kami bisa membawa wortel yang sudah bisa dicabut. Setelah itu kami bersiap-siap untuk kembal ke Jakarta dan membeli oleh-oleh.
Comments
Post a Comment