Nama : Araditi Cecielya Putri
Kelas : X IIS 2
Pelajaran : Bahasa Indonesia (Tugas Cerpen)
Nama Guru : Muhammad Jarkasih S.PD. M.Par
Hadiah Dari Ayah
Siang itu aku sangat kesal, karena aku meminta pulsa kepada ayahku tidak dibelikan. Aku sms, telfon, line dan bbm tidak dibalas. Hingga akhirnya aku membeli pulsa sendiri. Lalu setelah aku membeli pulsa aku paketin internetan. Setelah itu aku line joan dan karlina untuk mengajak mereka berdua mengerjakan tugas. Joan dan karlina pun mau, Lalu aku tidur siang dahulu.
Setelah aku bangun, aku bergegas mandi dan mempersiapkan barang – barang yang akan di bawa. Tak lama kemudian sesorang memanggil namaku “Ara.. Ara..”. Ternyata joan sudah menungguku didepan rumah. Langsung aku pamit dengan bundaku. Lalu kami berangkat menuju rumah karlina. Setelah sampai dirumah karlina, lalu kita memanggil “Karlina.. Karlina..” ternyata karlina belum siap – siap. Dia baru bangun tidur, lalu kami menunggu karlina mandi dan siap – siap.
Tak lama kemudian handphone ku berbunyi, ternyata ayahku menelfon lalu aku mengangkat telfon. “Hallo ayah.. kenapa yah ?” tanya aku kepada ayah. “kamu dimana ?” tanya ayah kepada aku. “Aku dirumah Karlina” jawab aku. “Pulang dulu, pulang” kata ayah. “Emang ada apa yah ?” tanya aku. “Udah pulang dulu, pulang !” kata ayah. “Iya udah aku pulang !” jawabku dengan kesal.
Lalu aku pulang kerumah dengan joan dan karlina. Ketika sudah sampai, aku langsung bertanya kepada ayah dan bunda ku. “Ada apa sih ? udah tau mau ngerjain tugas, malahan disuruh pulang !”. “Udah tuh buka !” kata bunda ku. Lalu aku meluarkan barang tersebut dan membuka barang tersebut. Ternyata aku dibelikan laptop beserta perlengkapannya. Tidak menyangka sebelumnya padahal aku kesal pada ayah ku, karena tidak membalas pesan dan mengangkat telfon ku. Lalu aku mengucapkan terima kasih kepada ayah dan bunda ku (sambil merapihkan barang – barang tersebut). Lalu aku pamit berangkat mengerjakan tugas. Tak menyangka sebelumnya bisa dibelikan hadiah tersebut, tanpa diminta. Padahal aku sudah pernah meminta laptop, tetapi ayah membelikan hadiah tersebut secara tiba-tiba itu sangat mengejutkan ku. Walaupun sudah lama aku melupakan keinginan memiliki laptop itu dan akhirnya keinginan ku pun terwujud. Disaat kita menginginkan sesuatu dan meminta kepada orang tua, dan jika orang tua tidak nengabulkannya itu bukan tandanya orang tua kita tidak sayang pada kita. Itu tandanya orang tua kita sedang berusaha mewujudkan keinginan kita, disitu kita harus bisa percaya bahwa orang tua kita akan memberikan apa yang kita inginkan tanpa harus meminta dan memaksa, pasti akan diwujudkan.
Comments
Post a Comment