Skip to main content

Mohamad Farhan Gunawan, Anekdot "Kereta Cepat & Kereta Biasa" SMAN 41 Thn 2016


Anekdot "Kereta Cepat & Kereta Biasa" SMAN 41 Thn 2016

Nama: Mohamad Farhan Gunawan
Kelas: X MIA-1

 Kereta Cepat & Kereta Biasa

Indonesia adalah salah satu Negara yang memiliki alat transportasi kereta cepat. Alat transportasi ini baru baru saja muncul di Indonesia sekitar tahun 2011an.
Pada suatu hari ada seorang anak muda sebut saja ( bopeng ) si bopeng ini menaiki kereta cepat namun ia tidak pernah menaiki kereta cepat, lalu ia bertanya pada penjaga stasiun “ permisi pak, kalau mau menaiki kerta cepat di jalur sebelah mana ya pak ?” penjaga stasiun pun menjawab “ oh jalur kereta cepat di sebelah kiri jalur nomor 9 dek.” Dengan senyum manis anak muda itu menjawab “ makasih ya pak ” balik senyum penjaga stasiun menjawab” iya sama-sama”.
Kereta cepat dengan kereta biasa itu sangat berbeda contohnya kereta biasa dengan kereta umum:
Pada suatu hari gue lagi naik motor didepan tiba-tiba plang kereta menutup jalur kereta, plang kereta itu berbunyi “ting ting ting ting” gua pun menunggu kereta yang akan lewat “ting ting ting ting ting ting ting ting ting ting” gua pun mulai bosan dan suara rekaman dari plang kereta itu sudah mulai ngaco, suaranya dari yang bersuara “ting ting ting” menjadi seperti ini “ ting ting  ting nang ning dung ting nang ning dung ting nang ning dung” sudah lama gua nungguin kereta lewat pas keretanya lewat Cuma palanya doang gua pun berbicara didalam hati “ moment kampret”.
Kereta ceapt contohnya:
Keesokan harinya gue pergi ke stasiun ingin menaiki kereta cepat, “ini juga gila nih” sangkin cepatnya kereta itu gue sampai gak bisa naik, “ya iyalah orang keretanya cepat itu ngetem di setiap stasiun Cuma dua detik doang (gila) ” gue jadi kesulitan untuk menaiki kereta.
Ngomongin kereta, kereta adalah transportasi yang paling mudah dan cepat, selain mudah dan cepat menurut gua kereta juga transportasi yang paling ribet, misalkan ni yah kereta lagi ngebut eh tiba tiba di depan ada stasiun kereta itu kelewatan kan jadi ribet, muter baliknya kan jauh lagimasa mau over boden sih, nanti kalau ditilang gimana kan jadi panjang urusannya.
Gua farhan gunawan terimakasih
Wassalam mualaikum warohmatullahi wabarokatu

Comments

Popular posts from this blog

Marawis

Marawis  adalah salah satu jenis "band tepuk" dengan  perkusi  sebagai  alat musik  utamanya. Musik ini merupakan kolaborasi antara kesenian  Timur Tengah  dan  Betawi , dan memiliki unsur ke agamaan  yang kental. Itu tercermin dari berbagai lirik lagu yang dibawakan yang merupakan pujian dan kecintaan kepada Sang Pencipta. Sejarah Marawis Kesenian marawis berasal dari negara timur tengah terutama dari  Yaman . Nama marawis diambil dari nama salah satu alat musik yang dipergunakan dalam kesenian ini. Secara keseluruhan, musik ini menggunakan  hajir ( gendang  besar) berdiameter 45 Cm dengan tinggi 60-70 Cm, marawis (gendang kecil) berdiameter 20 Cm dengan tinggi 19 Cm,  dumbuk  atau (jimbe) (sejenis gendang yang berbentuk seperti  dandang , memiliki diameter yang berbeda pada kedua sisinya), serta dua potong  kayu  bulat berdiameter sepuluh sentimeter. Kadang kala perkusi dilengkapi dengan  ...

Kelas 12 IPA 1 Kelompok 3 Ujian Praktik Teater 'Usaha Membawa Nikmat' SMAN 41 Thn 2018

Ujian Praktik Teater 'Usaha Membawa Nikmat' SMAN 41 Thn 2018 TIM PRODUKSI: 1.      ADITYA ANASTA   (PELATIH DIMAS, PENATA MUSIK) 2.      ALIF MUZAKKI        (PETINJU, MUSUH DIMAS) 3.      ALFRIDA NS                        (MC, PENATA PANGGUNG) 4.      ANNISA PY              (LIZA, PENATA RIAS) 5.      DIMAS AW              (PETINJU) 6.      M. SOLEH AMAL    (WASIT, PENATA PANGGUNG) 7.      NOVAL TAUHID     (PELATIH ALIF) 8.      SAFIRA DL        ...

Kelas 12 IPS 1 Ujian Praktek Teater "Pembenahan Wisma Atlet" SMAN 41 Thn 2018

Kelas 12 IPS 1 Ujian Praktek Teater "Pembenahan Wisma Atlet" SMAN 41 Thn 2018 Ujian Praktek SMAN 41 Jakarta Bahasa Indonesia Tahun Ajaran 2017 / 2018 "Pembenahan Wisma Atlet" Oleh Kelompok 3 1.Dicky Andika Nugraha : Wakil Presiden 2. Dwiki Agung Priambodo : Menteri PUPR 3. Desita Dwi Suciyani : Dirjen PUPR dan Direktur Persero 4. Salsabila Mutiara Puspa : Kontraktor PT. Persero 1 5. Friska Steviana : Kontraktor PT. Persero 2 6. Gustiana Putri Maharani : Atlet Volly 7. Nur Ismi Novyanti : Atlet Timnas Volly Indonesia 8. Ega Lusyana : Reporter 9. Syifaus Sakinah : Kameramen Guru Penilai : Muhammad Jarkasih, S.Pd., M.Par. Siwi Marwati, S.Pd. Dra. Nova Linda, M.Pd. Adegan 1 Setelah mendapatkan kabar bahwa Indonsia menjadi salah satu kandidat sebagai Tuan Rumah Asian Games 2018. Pada tanggal 25 Juli 2014, OCA menunjuk Jakarta sebagai Tuan Rumah Asian Games XVIII dengan Palembang. Oleh sebab ...