Skip to main content

Anekdot "Antara Ada dan Tiada" SMAN 41 Thn 2016

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh gue himawan pengen menampilkan anekdot yg bertema bbg dan gue ksih judul antara ada dan tiada. Mengapa judulnya kaya gitu? Mnrt gue bbg yg ada di indonesia itu ga menyeluruh/luas pdhl indonesia memiliki tempat produksi gas yg cukup banyak,kenapa ye kaya gitu?mungkin pemerintah belom bisa memanfaatkannya menjadi gas yg lebih bagus atau alat untuk menghasilkan gas yang
kurang memadai? Mnrt gue sih gtu. Ohiye pemerintahkan ingin transportasi indonesia menggunakan bahan bakar yg ramah lingkungan bukan pemerintah saja sih tapi masyarakat menginginkan seperti itu tetapi rencana itu blm terlaksana secara menyeluruh di wilayah indonesia,hal itu terbukti karna masih bnyk alat transportasi yg masih menggunakan bbm(bahan bakar minyak) knp ye msh pake bbm?. apa para supir" gabisa move on sama bbm? Atau jgn" terlanjur mencintai?hhh. Gagitu juga kali ye hhh. Mungkin spbg yg ada di indonesia kurang bnyk,terutama yg berada di kota" besar seperti jakarta. Di jakarta sndiri aja spbg msh 1-2doang udh kaya biji berduan mulu hhh. Padahalkan jakarta pusat ibu kota ya, sedih gue jadinya. Tapi alat transportasi dijakarta lama kelamaan udh mulai diperbarui, seperti busway dan bajaj gas yang telah menggunakan bbg. Gue sebagai warga yang baik hati dan tidak sombong bangga sih wkwk. Ya sekian cerita anekdot dari gur, assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.

Comments

Popular posts from this blog

Marawis

Marawis  adalah salah satu jenis "band tepuk" dengan  perkusi  sebagai  alat musik  utamanya. Musik ini merupakan kolaborasi antara kesenian  Timur Tengah  dan  Betawi , dan memiliki unsur ke agamaan  yang kental. Itu tercermin dari berbagai lirik lagu yang dibawakan yang merupakan pujian dan kecintaan kepada Sang Pencipta. Sejarah Marawis Kesenian marawis berasal dari negara timur tengah terutama dari  Yaman . Nama marawis diambil dari nama salah satu alat musik yang dipergunakan dalam kesenian ini. Secara keseluruhan, musik ini menggunakan  hajir ( gendang  besar) berdiameter 45 Cm dengan tinggi 60-70 Cm, marawis (gendang kecil) berdiameter 20 Cm dengan tinggi 19 Cm,  dumbuk  atau (jimbe) (sejenis gendang yang berbentuk seperti  dandang , memiliki diameter yang berbeda pada kedua sisinya), serta dua potong  kayu  bulat berdiameter sepuluh sentimeter. Kadang kala perkusi dilengkapi dengan  ...

Kelas 12 IPA 1 Kelompok 3 Ujian Praktik Teater 'Usaha Membawa Nikmat' SMAN 41 Thn 2018

Ujian Praktik Teater 'Usaha Membawa Nikmat' SMAN 41 Thn 2018 TIM PRODUKSI: 1.      ADITYA ANASTA   (PELATIH DIMAS, PENATA MUSIK) 2.      ALIF MUZAKKI        (PETINJU, MUSUH DIMAS) 3.      ALFRIDA NS                        (MC, PENATA PANGGUNG) 4.      ANNISA PY              (LIZA, PENATA RIAS) 5.      DIMAS AW              (PETINJU) 6.      M. SOLEH AMAL    (WASIT, PENATA PANGGUNG) 7.      NOVAL TAUHID     (PELATIH ALIF) 8.      SAFIRA DL        ...

Kelas 12 IPS 1 Ujian Praktek Teater "Pembenahan Wisma Atlet" SMAN 41 Thn 2018

Kelas 12 IPS 1 Ujian Praktek Teater "Pembenahan Wisma Atlet" SMAN 41 Thn 2018 Ujian Praktek SMAN 41 Jakarta Bahasa Indonesia Tahun Ajaran 2017 / 2018 "Pembenahan Wisma Atlet" Oleh Kelompok 3 1.Dicky Andika Nugraha : Wakil Presiden 2. Dwiki Agung Priambodo : Menteri PUPR 3. Desita Dwi Suciyani : Dirjen PUPR dan Direktur Persero 4. Salsabila Mutiara Puspa : Kontraktor PT. Persero 1 5. Friska Steviana : Kontraktor PT. Persero 2 6. Gustiana Putri Maharani : Atlet Volly 7. Nur Ismi Novyanti : Atlet Timnas Volly Indonesia 8. Ega Lusyana : Reporter 9. Syifaus Sakinah : Kameramen Guru Penilai : Muhammad Jarkasih, S.Pd., M.Par. Siwi Marwati, S.Pd. Dra. Nova Linda, M.Pd. Adegan 1 Setelah mendapatkan kabar bahwa Indonsia menjadi salah satu kandidat sebagai Tuan Rumah Asian Games 2018. Pada tanggal 25 Juli 2014, OCA menunjuk Jakarta sebagai Tuan Rumah Asian Games XVIII dengan Palembang. Oleh sebab ...