TUGAS REMEDIAL BAHASA
INDONESIA
NAMA: MUHAMMAD LUTHFI
SASMITA
KELAS: X MIA 1
ABSEN:24
Sinonim: Adalah persamaan kata yang makna nya
sama dan dapat saling menggatikan.
Contoh: Siang><Petang
Contoh kalimat: “Kemarin paman ku datang dari desa pada
siang hari”.
Antonim: Kata
yang berbeda atau berlawanan.
Muda><Tua
Contoh kalimat:
“Kakek
ku sudah tua jadi yang mengurus kebun nya adalah aku”.
Hiponim&Hipernim
Hipernim : Adalah kata-kata yang memiliki banyak kata lain dan dapat menjadi kata umum
dan dari
Penyebutan kata lain .
Contoh: Buah
Hiponim:
Adalah kata-kata yang mempunyai makna hubungan antara makna khusus dan
makna
Umum.
Contoh:buah
jeruk.
Contoh kalimat:”
Paman membawakan buah anggur,buah nanas, dan buah jeruk dari desanya”.
Homofon: Adalah kata-kata yang pelafalan nya sama tetapi tulisan
dan maknanya berbeda.
Contoh: Bang (Kaka) = Bank (Tempat
Menabung/Menyimpan Uang)
Contoh kalimat:”Aku menabung setiap bulan di bank”.
Homograf:
Contoh: Seri (Imbang) = Seri (Gigi)
Contoh kalimat:” rusia bertanding dengan korea selatan
di piala dunia bermain dengan hasil seri(imbang)”.
Homonim:
Contoh: Bulan (Waktu) = Bulan (Nama Satelit
Bumi)
Contoh kalimat:
“Bulan purnama
terlihat indah jika di lihat dengan teleskop”.
Polisemi:
Contoh: Kepala = Kepala Sekolah, Kepala
Rumah Tangga, Kepala Surat, Kepala Desa
Contoh kalimat:
“Ayahku seorang
kepala sekolah sma”.
EKSPOSISI : Adalah karangan yang menjelaskan
{adalah,merupakan,yaitu}.
Samsung
Galaxy S6 akan dirilis di akhir penghujung bulan ini. Samsung Galaxy S6 adalah
generasi penerus dari Galaxy S5 yang telah diketahui memiliki spesifikasi yang
sangat handal. Untuk desain dan bentuknya belum diberitahukan secara pasti.
Begitu jua dengan harga terbaru Samsung Galaxy, para pecinta Samsung Galaxy sampai
saat ini telah heboh dan menyiapkan dana untuk memboyong Samsung Galaxy
S6.
ARGUMENTASI: Adalah karangan yang mengemukakan
pendapat {menurut,ujar,ucap,tutur}.
Menurut pemahaman saya, demam batu akik yang
tengah mewabah di kalangan masyarakat memiliki dampak positif maupun dampak
negatif. Dampak positifnya tidak lain adalah menjadi sumber mata pencaharian
baru bagi masyarakat-masyarakat sekitar, namun dibelakang itu orang-orang yang
tidak bertanggung jawab merusak batuan alam dengan sewenang-wenang.
NON FIKSI
FIKSI : Adalah karangan
yang tidak nyata/khayalan.
Liburan sekolah nanti, saya dan ibu berencana akan pergi ke Pontianak. Pontianak merupakan ibu
kota Provinsi Kalimantan Barat.
Di Pontianak, banyak sekali keunikan dan tempat menarik yang merupakan ciri khas Kota Pontianak. Perjalanan kurang lebih 2 jam dengan menggunakan pesawat. Tempat pertama yang akan saya kunjungi adalah Sintawang. Waktu tempuh menuju Sintawang kurang lebih sembilan jam dari Pontianak jika menggunakan mobil. daerah ini terkenal sebagai penghasil tenun ikat. Motif tenun ikatnya sangat unik dan coraknya sangat khas Kalimantan Barat.
Di Pontianak, banyak sekali keunikan dan tempat menarik yang merupakan ciri khas Kota Pontianak. Perjalanan kurang lebih 2 jam dengan menggunakan pesawat. Tempat pertama yang akan saya kunjungi adalah Sintawang. Waktu tempuh menuju Sintawang kurang lebih sembilan jam dari Pontianak jika menggunakan mobil. daerah ini terkenal sebagai penghasil tenun ikat. Motif tenun ikatnya sangat unik dan coraknya sangat khas Kalimantan Barat.
NON
FIKSI: Adalah
karangan yang nyata berdasarkan fakta.
Pada tanggal 10 November meletuslah sebuah
perlawanan rakyat di Surabaya untuk mengusir Belanda dan para sekutunya dari
tanah air. Perang ini berawal dari kemarahan tentara inggris akibat dari
terbunuhnya pimpinan mereka, Brigadir Jenderal Mallaby. Akibat tewasnya
pimpinan mereka pihak Inggris dan sekutunya memberikan sebuah ultimatum kepada
seluruh pejuang yang da di Surabaya waktu itu untuk menyerah.
Bukannya menyerah, ultimatum tersebut malah dianggap sebuah penghinaan oleh para pejuang dan rakyat. Mereka membentuk sebuah milisi-milisi perjuangan untuk menghadapi piahk Inggris yang mengancam untuk menyerang.Namun, diluar dugaan rencana mereka untuk menaklukan kota Surabaya dalam 3 hari gagal. Seluruh pejuang dan rakyat Surabaya turun ke jalan untuk melakukan perlawanan. Semangat juang para pahlawan waktu itu muncul berkat seorang pemuda yang bernama Bung Tomo, dia dengan gagah berani memekikan pidato untuk membakar seluruh semangat para pejuang.
Pertempuran Surabaya berlangsung sekitar 3 minggu dan dimenangkan oleh pihak sekutu. Meskipun kota Surabaya jatuh ketangan sekutu, perlawanan rakyat Surabya waktu itu membangkitkan semangat juang seluruh rakyat Indonesia.
Bukannya menyerah, ultimatum tersebut malah dianggap sebuah penghinaan oleh para pejuang dan rakyat. Mereka membentuk sebuah milisi-milisi perjuangan untuk menghadapi piahk Inggris yang mengancam untuk menyerang.Namun, diluar dugaan rencana mereka untuk menaklukan kota Surabaya dalam 3 hari gagal. Seluruh pejuang dan rakyat Surabaya turun ke jalan untuk melakukan perlawanan. Semangat juang para pahlawan waktu itu muncul berkat seorang pemuda yang bernama Bung Tomo, dia dengan gagah berani memekikan pidato untuk membakar seluruh semangat para pejuang.
Pertempuran Surabaya berlangsung sekitar 3 minggu dan dimenangkan oleh pihak sekutu. Meskipun kota Surabaya jatuh ketangan sekutu, perlawanan rakyat Surabya waktu itu membangkitkan semangat juang seluruh rakyat Indonesia.
DESKRIPSI: Adalah karangan menggambarkan sesuatu.
Sepeda tua yang diparkir disamping rumah Adi
itu adalah peninggalan dari neneknya. Besinya mungkin sudah tua bila dipandang,
namun hampir tidak ada karat satupun yang melekat. Modelnya seperti sepeda
tahun abad ke-18, ini sangat berharga bagi Adi.
PERSUASI : Adalah karangan ajakan.
Batu
Tampaning adalah
batu akik khas dari Kabupaten Soppeng yang memiliki keunikan berupa warna yang
mirip dengan sari kelapa. Harga dari batu Tampaning ini terbilang murah
berkisar Rp. 300.000,- untuk sebuah bongkahan. Jangan lewatkan koleksi Anda
tanpa Batu Tampaning.
FRASA
1. Frasa Benda atau Frasa Nomina: frasa
yang distribusinya sama dengan kata benda. Unsur pusat frasa benda, yaitu kata
benda.
Contoh:
a.” Dita menerima hadiah ulang tahun”.
2. Frasa Kerja atau Frasa Verba: frasa
yang distribusinya sama dengan kata kerja atau verba.
Contoh: “Adik sejak tadi akan menulis dengan pensil baru”.
Frasa "akan menulis" adalah
frasa kerja, karena distribusinya sama dengan kata kerja "menulis"
dan unsur pusatnya kata kerja, yaitu "menulis".
3. Frasa Sifat atau Frasa Adjektiva: frasa
yang distribusinya sama dengan kata sifat. Frasa sifat memunyai inti berupa
kata sifat. Kesamaan distribusi itu dapat dilihat pada jajaran berikut.
Contoh:
a. “Lukisan yang dipamerkan itu memang bagus-bagus”.
5. Frasa Bilangan atau Frasa Numerial:
frasa yang distribusinya sama dengan kata bilangan. Pada umumnya frasa bilangan
atau frasa numeralia dibentuk dengan menambahkan kata penggolong atau kata
bantu bilangan.
Contoh:
“Enam buah mobil rush”.
KONJUNGSI
Konjungsi atau kata
sambung adalah kata untuk menghubungkan kata-kata,
ungkapan-ungkapan, atau kalimat-kalimat dan sebagainya,
Gabungan: Dan,serta,lagipula.
Contoh: “Profesor dan tim penelitinya sedang meneliti hutan di Indonesia”.
Pilihan: Atau,maupun.
contoh kalimat: dita bingung karena ia mau membeli tas warna hijau atau warna merah.
Pertentangan: Tetapi,namun,akan tetapi.
contoh kalimat: Diki bingung karena ia mendapat nilai jelek tetapi ia juga takut di marahi orangtuanya.
Sebab: Karena,karena itu,sebab
contoh kalimat: Doni tidak sekolah sebab ia terkena flu.
Akibat: Sampai,hingga
1. setiap hari ani selalu menata taman di halaman rumahnya sehingga terlihat asri
Simpulan: Dengan demikian,jadi,demikian
.
Contoh : Kamu telah terpilih menjadi ketua kelas bulan ini. Dengan demikian, kamu harus menjalani tugasmu dengan sebaik-baiknya.
Waktu: Tatkala,sebelum,sesudah.
contoh kalimat: sebelum berangat sekolah dika sarapan pagi.
Kata
baku & Tidak Baku
Kata Baku: Kata yang memiliki arti sesuai dengan ejaan
yang di sempurnakan (EYD)kamus besar bahasa Indonesia (KBBI)
dan tata bahasa baku Indonesia (TBBI)
Kata Tidak Baku: Kata yang tidak sesuai dengan ejaan yang di
sempurnakan (EYD) kamus besar bahasa Indonesia (KBBI)
dan tata bahasa baku Indonesia (TBBI)
Contoh: Baku:
Jenderal
Tidak
Baku: Jendral
Kalimat: “ Ayahku seorang jenderal TNI angkatan darat”.
Kata tidak baku
Antre >< antri
Contoh
kalimat
“Orang Jepang terbiasa untuk berdiri untuk mengantri.”
“Orang Jepang terbiasa untuk berdiri untuk mengantri.”
Kata asing:
·
aquarium - akuarium
Contoh
kalimat
“Daffi
mempunyai akuarium yang bagus di kamarnya.”




























Comments
Post a Comment