Nama
: Dian Khotija Ambar Sari
Kelas
: X MIA 1
Remedial Ulangan Tengah Semester Bahasa Indonesia
1.Pengertian
a)
Antonim adalah
kata yang berbeda atau berlawanan maknanya.
Tua >< Muda
Analisis : Kakeku sudah tua.
b)
Sinonim adalah persamaan
kata yang maknanya sama dan dapat saling mengantikan.
Panjang = Tinggi
Analisis : Daffa mempunyai pohon bambu yang tinggi.
c)
Homonim adalah
kata-kata yang bentuk dan cara pelafannya sama tetapi memiliki makna
yang berbeda.
Contoh : Gaya : Gravitasi
Gaya :
Gerak
Analisis : Yogi melemparkan bola keatas dan bola tersebut mengalami
gravitasi.
d)
Homograf adalah
kata-kata yang pelafalannya sama tetapi pelapalan dan maknanya berbeda.
Contoh : Tempat : letak posisi
Tempat :
tusuk
Analisis : Yoga sedang bermain di tempat paling indah kota Jakarta.
e)
Homofon adalah
kata-kata yang pelafalannya sama tetapi pelafalan dan maknanya berbeda.
Contoh : Bank : Tempat menabung
Bang : kaka
Analisis :Bank BNI mengadakan undian
berhadiah setiap tahun.
f)
Hiponim adalah kata-kata
yang mempunyai hubungan antara makna khusus dan makna umum.
Contoh : Bebek
Analisis : Ghanang suka makan bebek
goreng.
g)
Polisemi adalah kata yang
memiliki arti banyak.
Contoh : Ruang : ruang guru,ruang kepsek,ruang bk,ruang
belajar,dll.
Analisis : Abel sedang belajar di ruang kelas 10.
h)
Hipernim adalah kata yang
mewakili banyak
kata lain dan dapat menjadi
kata umum dari pembuaran
kata.
Contoh : Pulau
Analisis :Pulau Seribu adalah tempat wisata yang indah.
II.Pengeertian Frasa dan Contohnya
1.
Frasa verba adalah salah satu bentuk
kata yang memiliki kata kerja.
Contoh : Menyimpan
Analisis
: Ibu menyimpan uang
di bank.
Frasa : Uang Verbal : Menyimpan
2. Frasa nomina adalah salah satu bantuk
kata memiliki arti benda.
Contoh : Kado
Analisis : Malik memberikan kado
ulang untuk Jihan.
Frasa : Memberikan Nomina : Kado
3. Frasa adjektif adalah salah satu bentuk
kata yang memiliki arti sifat.
Contoh :
Periang
Analisis : Bima anak yang paling periang
di kelas.
Frasa : Paling Adjektif : Periang
4. Frasa numerial adalah salah satu bentuk
kata yang memiliki arti
kata bilangan.
Contoh : 25
Analisis : Abel memberikan Dian 25
coklat di Hari Valentine.
Frasa : Memberikan Numerial : 25
III.Macam – macam Konjungsi
Konjugsi adalah salah satu bentuk
kata yang menghubungkan kata,kalimat dan paragraf macam-macam konjungsi.
1. Konjungsi kesimpulan
= Jadi
Analisis : Mimpi itu awal dari impian jadi banyak-banyaklah
bermimpi.
2. Konjungsi pertentangan
= Tetapi
Analisis : Dia tampan tetapi dia malas.
3. Konjungsi sebab
= Karena
Analisis : Yogi sering bolos sekolah karena dia
malas belajar.
4. Konjungsi akibat
= Akhirnya
Analisis : Akhirnya Vhaull
mendapatkkan nilai Matematika diatas rata-rata standar.
5. Konjungsi gabungan
= Dan
Analisis : Jihan dan Bagas pergi ke perpustakaan bersama-sama
6. Konjungsi pilihan
= Atau
Analisis : Daffa bingung mau memilih baju warna merah atau baju warna
hitam.
7. Konjungsi waktu
:
Setelah
Analisis : setelah bangun tidur Yogi
mengosok gigi..
IV.
1.Kata
baku
Kata baku adalah
kata yang memiliki arti sesuai dengan ejaan
yang disempurnakan (EYD), kamus besar Indonesia (KBBI), dan Tata
bahasa baku
Indonesia (TBBI).
Cabaià Kata baku
Cabeà Kata tidak baku
AnalisisàHarga cabai di pasar semakin mahal.
2. Kata tidak baku
Kata tidak baku adalah
kata yang tidak sesuai dengan ejaan
yang disempurnakan (EYD),kamus besar bahasa
Indonesia (KBBI), dan Tata bahasa baku Indonesia
(TBBI).
Mesjidà kata tidak baku
Masjidà Kata baku
Analisisà Mesjid itu baru dibangun.
3. Kata Asing
Kata asing adalah
kata asing yang diserap atau disaring menjadi
kata baku yang sesuai dengan ejaan
yang disempurkan (EYD), kamus besar bahasa
Indonesia (KBBI),dan Tata bahasa baku Indonesia
(TBBI).
actorà kata asing
aktorà kata serapan
Analisis : Kakaku seorang actor.
V.Karangan
1. Karangan eksposisi adalah karangan
yang menjelaskan paparan atau definisi.
Contoh
: Adalah
Analisis
:
Lingkungan Sehat adalah
lingkungan yang mempunyai udara yang segar.kita dapat beraktivitas dengan sehat
karena udara yang segar.dan kita juga harus menyeimbangkan makanan kita supaya
badan tetap sehat.Dan tidak lupa untuk berolahraga.menjaga kerbersihan
lingkungan
2. Karangan argumentasi adalah karangan
yang menjelaskan pendapat atau alasan.
Contoh
: ujar
Analisis :
Di Jakarta keemacetan sering terjadi.Hal
ini disebabkan karena penduduk yang bertambah banyak.dengan bertambahnya armada
mobil,sepeda motor,serta pedagang kaki lima yang berjualan
sembarangan.”seharusnya pemerintah melakukan urbanisasi dari kota yang ramai ke
kota yang lebih sedikit penduduknya”,ujar Gina.
3. Karangan dekskripsi adalah karangan
yang menjelaskan menggambarkan secara langsung dan tidak langsung.
Contoh :
Analisis :
Rumah saya berada di jalan Sukamulya II
Didekat TK Permata.rumah saya berwarna hijau. satu lantai,didepan rumah ada
bunga-bunga yang indah.mempunyai halaman rumah.Dan mempunyai kolam ikan.
4. Karangan narasi adalah karangan
yang menjelaskan tentang peristiwa atau kejadian
yang sebenarnya (non fiksi) atau tidak langsung sebenarnya
(fiksi).
Contoh
paragraf :
Biografi
Dian Khotija Ambar Sari lahir Jakarta,09
juni 2000. Dia sekolah di SMAN 41 Jakarta,kelas X MIA1.Cita-citanya menjadi
dokter.Dia ingin kuliah di Universitas Indonesia.Dan dia ingin membahagiakan
orang tuanya.


























Comments
Post a Comment