Skip to main content

Tugas Kuis Bahasa Indonesia X IIS 1 ( Wahyu Widya Pradhani )

Kuis 1 MajasNama    : Wahyu Widya PradhaniKelas     : X-IPS.1

1)    Majas Perbandingan
Hiperbola:
Rintihanmu sampai menyayat hati

Metafora:
Remaja adalah nyawa kreatifitas

Simile:
Kulitnya halus bagaikan kapas

2)    Majas Pertentangan
Personifikasi:
Rumput menari-nari di ladang
Alusio:
Michael Jordan adalah berlian club NBA

Antitesis:
Pilihan ada di tangan kita, sukses/bangkrut

Ironi:
Bagus sekali suaramu, sampai-sampai orang tidak mau dengar

Paradoks:
Dikala orang merasakan kedinginan, ia merasakan kehangatan yang luar biasa

3)    Majas Pertautan
Metonimia:
Sejak dulu, Arya bermimpi ingin mempunyai mobil Fortuner

Retorik:
Apa kita harus mengemis meminta bantuan jika kita masih bisa berusaha?

4)    Majas Penegasan
Sinekdoke Pars Pro Toto:
Tiap anggota mendapat bagian RP50.000

Totem Pro Parte:
Pembegalan di Depok meresahkan masyarakat Indonesia

Eufemisme:
Mudah-mudahan Mifta tidak seperti itu lagi

Litotes:
Akan ku ajak kau menaiki sepeda tuaku


Kuis 2 NegosiasiNama    : Wahyu Widya PradhaniKelas     : X-IPS.1

Peran: 1) Wulan sebagai pemilik toko handphone
  2) Widya sebagai pembeli


“MEMBELI HANDPHONE”

Widya: “Permisi Bu, hp Samsung ACE3 harganya berapa ya?”
Wulan: “ACE3 kena Rp1.950.000”
Widya: “Ah, Rp1.700.000 kali Bu?”
Wulan: “Wah, kalo harga segitu sih saya belum bisa lepas Bu”
Widya: “Rp1.950.000 itu dapat apa saja?”
Wulan: “Rp1.950.000 itu baru dapat memori sama musiknya saja, belum sama kartunya”
Widya: “Oh begitu, kalau sama kartunya?”
Wulan: “Tergantung Ibu mau pakai kartu apa?”
Widya: “Kalau kartu 3?”
Wulan: “Kalau kartu 3 Rp150.000 sudah pakai paket bbm gratis setahun”
Widya: “Jadi kalau ditotal semuanya berapa?”
Wulan: “Rp2.100.000”
Widya: “Rp1.750.000 deh Bu?”
Wulan: “Yah, belum bisa Bu, kalau mau Rp1.900.000”
Widya: “Tambahin Rp50.000 deh Bu. Jadi Rp1.800.000”
Wulan: “Begini saja deh Bu, Rp1.850.000 saya tambahin silicon”
Widya: “Hm, oke deh Bu saya ambil”
Wulan: “Sebentar ya, saya instal dulu”


Kuis 3 Lamaran KerjaNama    : Wahyu Widya PradhaniKelas     : X-IPS.1



Jakarta, 7 April 2015
Perihal                   : Lamaran pekerjaan
Lamaran : 1

Yth. Forwarder Import
Jalan Tubagus Angke kompleks duta mas blok D-9A/28
Jakarta Barat
082123500800

Dengan hormat,
                Berdasarkan info yang saya dapat dari Koran Pos Kota minggu ini.Saya bermaksud mengajukan lamaran kerja Forwarder Import untuk menempati posisi sebagai accounting.
Berikut kelengkapan data saya:
                Nama                                      : Wahyu Widya Pradhani
                Tempat, tanggal lahir           : Klaten, 3 Juli 1994
                Pendidikan terakhir             : SMA/sederajat
                Alamat                                    : Jalan Ancol Selatan rt02/01 no.30B. Sunter, Jakarta Utara
                Nomor telepon                     : 08993514983
Sebagai bahan pertimbangan, saya lampirkan:
1.       Pas foto 3x4 (3 lembar)
2.       Ijasah terakhir
3.       Fotokopi KTP
4.       Fotokopi KK
Demikian surat lamaran ini saya buat. Atas perhatiannya, saya ucapkan terima kasih

Hormat Saya

Wahyu Widya Pradhani

Kuis 4 Resensi CerpenNama    : Wahyu Widya PradhaniKelas     : X-IPS.1



Judul buku                          : Kumpulan Cerita Hantu Nusantara Paling Seram (Kuntilanak Jembatan Ancol)
Tema                                   : Menguak misteri Si Manis Jembatan Ancol
Nama pengarang                 : Adji Brotoseno
Tahun penerbit&cetakan    : 2012 dan cetakan pertama
Tebal buku                          : 151 halaman
Harga buku                         : Rp25.900
Kelebihan buku                   : Covernya menarik
Kekurangan buku               : Gambarnya tidak jelas, kertasnya mudah sobek
Sinopsis                              : Sebut saja Jembatan Ancol, yang dahulu merupakan jembatan goyang yang terletak di Jakarta Utara. Pada tahun 1995, seorang pelukis di Ancol didatangiseorang perempuan yang meminta dilukis.Ketika itu hari telah gelap dan gerimis mulai turun. Sesuai permintaan perempuan tersebut, sang pelukis mulai menyapukan kuas pada permukaan kanvas. Namun, saat sang pelukis baru menggambar setengah bagian tubuhnya, perempuan itu menghilang.
Mitos ini sudah dibuat puluhan tahun sebelumnya.Sebenarnya siapakah Si Manis Jembatan Ancol tersebut? Berdasarkan tradisi lisan yang berkembang dari masyarakat sekitar, Si Manis tersebut bernama Mariyam (ada juga yang mengatakan gadis itu bernama Siti Ariah), yaitu seorang gadis manis kembang desa yang meninggal di kawasan Jembatan Ancol dan jasadnya dibuang setelah sebelumnya diperkosa.
Hotel Horison Ancol, yang juga terletak di kawasan Ancol, pun tak lepas dari cerita. Di hotel ini sering terlihat wanita cantik yang melintas di depan mata tapi saat diperjelas wanita tersebut hilang entah kemana
Kawasan arena balap mobil Ancol juga menyimpan sebuah cerita.Tempat ini merupakan tempat pertama kali ditemukannya mayat terpotong (kasus mutilasi).Legenda mayatterpotong menjadi 13 bagian ini adalah rekor tersendiri yang mengalami peristiwa mayat terpotong-potong lainnya di seputar Jakarta.Hingga saat ini pembunuhnya tidak pernah ditemukan.

Kuis 5 Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik Pada Novel dan CerpenNama    : Wahyu Widya PradhaniKelas     : X-IPS.1

Unsur Intrinsik Novel “Surat Kecil Untuk Tuhan”
Sinopsis: Keke merupakan gadis cantik yang baik, rajin, ramah, dan penyabar. Dia hidup bersama Ayah dan Kakaknya. Ibu dan Ayahnya sudah berpisah.Keke mempunyai sahabat yang sangat setia kepadanya.Keke mempunya kekasih yang bernama Andi.Tidak lama kemudian, Keke mempunyai penyakit Rabdomiosarkoma.Keke sendiri merupakan pasien pertama di Indonesia yang terdeteksi terkena penyakit Rabdomiosarkoma. Keke divonis penyakit Rabdomiosarkoma sejak usia 13 tahun. Semakin hari penyakit Keke semakin parah. Sampai akhirnya Keke menjalani kemoterapi
Tema: Perjuangan seorang gadis melawan penyakitnya
Alur: Maju
Latar/setting: Di sekolah, di rumah, di rumah sakit, di taman, di halaman, di tempat latihan menari
Perwatakan: -Keke: Baik, rajin, dan penyabar
                         -Andi: Baik, setia, romantic, tak pandang bulu
                         -Ayah Keke: Baik, penyayang, ramah
                         -Kakak Keke: Penyayang, keras kepala
                         -Sahabat-sahabat Keke: Setia, baik, ramah
Penokohan: *Keke: Penyabar, walaupun didera oleh penyakit yang sangat parah
                        *Andi: Setia, menemani Keke dalam keadaan apapun dan menerima Keke apa adanya
                        *Ayah Keke: Penyayang, sangat sayang kepada Keke
                        *Kakak Keke: Penyayang, walaupun keras kepada Keke tapi sebenarnya dia sayang
                        *Sahabat-sahabat Keke: Setia, selalu memeri semangat kepada Keke
Sudut pandang: Orang pertama pelaku utama
Amanat: Nikmatilah hidup yang diberikan oleh Tuhan bagaimanapun keadaannya

Unsur Ekstrinsik Novel “Surat Kecil Untuk Tuhan”
Nilai Sosial           : Saling tolong menolong dan saling menghormati satu sama lain
Nilai Moral          : Berperilaku sopan
Nilai Budaya       : -
Nilai Religi            : Selalu berdoa kepada Tuhan



Kuis 7 Hikayat/Cerita RakyatNama    : Wahyu Widya PradhaniKelas     : X-IPS.1


Sinopsis: Di jorong Kampung Dalam, Pariaman hiduplah seorang pemuda bernama Anggun Nan Tongga, yang juga dipanggil Magek Jabang dan bergelar Magek Durahman. Ibunya Ganto Sani wafat tak lama setelah melahirkan Nan Tongga, sedangkan ayahnya pergi bertarak ke Gunung Ledang.Ia diasuh saudara perempuan ibunya yang bernama Suto Suri.Sejak kecil Nan Tongga sudah dijodohkan dengan Putri Gondan Gondoriah, anak mamaknya.Anggun Nan Tongga tumbuh menjadi pemuda tampan dan cerdas.Ia mahir berkuda, silat, dan pandai mengaji Quran serta dalam ilmu agamanya. Pada suatu hari terdengar kabar bahwa di Sungai Garinggiang Nangkodoh Baha membuka gelanggang untuk mencari suami bagi adiknya, Intan Korong. Di gelanggang Nan Tongga berhasil mengalahkan Nangkodo Baha pada tiap permainan: menyabung ayam, menembak maupun catur. Nan Tongga menemukan salah seorang mamaknya, Nangkodoh Rajo, dikurung dalam kandang babi.Karena belum juga pulang orang tua Nan Tongga dan Gondan Gondoriah mengirim orang untuk mencari Nan Tongga dan Gondan Gondoriah.Mereka menemukan Bujang Selamat sendiri yang berkata bahwa Nan Tongga, Gondan Gondoriah, dan Tuanku Haji Mudo sudah naik ke langit.
Alur: Maju
Latar: Latar Tempat
  • Di atas kapal Dendang Panjang.
  • Di atas kapal Seludang Mayang.
  • Di pelabuhan.
  • Negeri Tiku Benua.
  • Negeri Bandan. 


Latar Waktu
·         Tiga hari tiga malam. Tempoh masa ini diambil oleh Seludang Mayang untuk belayar balik ke negeri Tiku Benua.
Penokohan:
Raja Anggun cik Tunggal :
·         Terburu-buru dalam tindakan kerana menyerang kapal Nakhoda Ragam tanpa soal siasat yang mendalam. 
·         Pandai memujuk orang lain. Baginda memujuk tunangnya,Tuan Puteri Gondan Gandariah yang jauh hati akibat insiden membedil yang hampir meragut nyawa.
·         Begitu sayang akan Tuan Puteri Gondan Ganariah.
·         Tunangan kepada Tuan Puteri Gondan Ganariah.

Tuan Puteri Gondan Gandariah :
·         Nakhoda lancang kuning yang dibedil. 
·         Menggunakan beberapa nama lain seperti Tuan Puteri Nakhoda Ragam. 
·         Berani kerana sanggup bertembak-tembakan dengan Raja Anggun Cik Tunggal dan hampir terkorban. 
·         Puteri kepada Raja Laksamana 
·         Baginda merupakan tunangan kepada Raja Anggun Cik Tunggal. 
·         Bijak menggunakan senjata walaupun seorang wanita, buktinya dia melepaskan tembakan yang hampir mengenai Raja Anggun Cik Tunggal. 
·         Seorang yang mudah jauh hati atau merajuk.
·         Bersifat lembut hati dan mudah dipujuk walaupun telah melalui insiden yang berbahaya.

Raja Laksamana :
·         Ayahanda kepada Tuan Puteri Gondan Gandariah.
·         Pemerintah negeri Tiku Benua.
Si Kembang Cina :
·         Orang suruhan dalam kapal Seludang Mayang milik Tuan Puteri Gondan Gandariah.
·         Yakin, buktinya menjawab tujuan lancing kuning milik nakhodanya dengan berani kepada Bujang Selamat.

Sudut pandang: Sudut pandang orang ketiga
Gaya bahasa:
  1. Bahasa istana      :    Patik, murka, peraduannya, beta
  2. Simile                   :    Bagai ikan di luar belat
  3. Peribahasa           :   Rendah diri
  4. Bahasa Arab        :   Allah, Insya-Allah
  5. Kata ganda         :   Panji-panji, berbalas-balas
  6. Inversi                  :  Gembiranya hati Tuan Puteri
Amanat:Kita harus tabah dan bersabar dalam menghadapi cobaan.

Materi 8 UngkapanNama    : Wahyu Widya PradhaniKelas     : X-IPS.1

Hari ini raja siang tepat berada diatas kepala

Andi merupakan orang yang panjang tangan

Orang itu sangat ringan tangan


Comments

Popular posts from this blog

Marawis

Marawis  adalah salah satu jenis "band tepuk" dengan  perkusi  sebagai  alat musik  utamanya. Musik ini merupakan kolaborasi antara kesenian  Timur Tengah  dan  Betawi , dan memiliki unsur ke agamaan  yang kental. Itu tercermin dari berbagai lirik lagu yang dibawakan yang merupakan pujian dan kecintaan kepada Sang Pencipta. Sejarah Marawis Kesenian marawis berasal dari negara timur tengah terutama dari  Yaman . Nama marawis diambil dari nama salah satu alat musik yang dipergunakan dalam kesenian ini. Secara keseluruhan, musik ini menggunakan  hajir ( gendang  besar) berdiameter 45 Cm dengan tinggi 60-70 Cm, marawis (gendang kecil) berdiameter 20 Cm dengan tinggi 19 Cm,  dumbuk  atau (jimbe) (sejenis gendang yang berbentuk seperti  dandang , memiliki diameter yang berbeda pada kedua sisinya), serta dua potong  kayu  bulat berdiameter sepuluh sentimeter. Kadang kala perkusi dilengkapi dengan  ...

Kelas 12 IPA 1 Kelompok 3 Ujian Praktik Teater 'Usaha Membawa Nikmat' SMAN 41 Thn 2018

Ujian Praktik Teater 'Usaha Membawa Nikmat' SMAN 41 Thn 2018 TIM PRODUKSI: 1.      ADITYA ANASTA   (PELATIH DIMAS, PENATA MUSIK) 2.      ALIF MUZAKKI        (PETINJU, MUSUH DIMAS) 3.      ALFRIDA NS                        (MC, PENATA PANGGUNG) 4.      ANNISA PY              (LIZA, PENATA RIAS) 5.      DIMAS AW              (PETINJU) 6.      M. SOLEH AMAL    (WASIT, PENATA PANGGUNG) 7.      NOVAL TAUHID     (PELATIH ALIF) 8.      SAFIRA DL        ...

Kelas 12 IPS 1 Ujian Praktek Teater "Pembenahan Wisma Atlet" SMAN 41 Thn 2018

Kelas 12 IPS 1 Ujian Praktek Teater "Pembenahan Wisma Atlet" SMAN 41 Thn 2018 Ujian Praktek SMAN 41 Jakarta Bahasa Indonesia Tahun Ajaran 2017 / 2018 "Pembenahan Wisma Atlet" Oleh Kelompok 3 1.Dicky Andika Nugraha : Wakil Presiden 2. Dwiki Agung Priambodo : Menteri PUPR 3. Desita Dwi Suciyani : Dirjen PUPR dan Direktur Persero 4. Salsabila Mutiara Puspa : Kontraktor PT. Persero 1 5. Friska Steviana : Kontraktor PT. Persero 2 6. Gustiana Putri Maharani : Atlet Volly 7. Nur Ismi Novyanti : Atlet Timnas Volly Indonesia 8. Ega Lusyana : Reporter 9. Syifaus Sakinah : Kameramen Guru Penilai : Muhammad Jarkasih, S.Pd., M.Par. Siwi Marwati, S.Pd. Dra. Nova Linda, M.Pd. Adegan 1 Setelah mendapatkan kabar bahwa Indonsia menjadi salah satu kandidat sebagai Tuan Rumah Asian Games 2018. Pada tanggal 25 Juli 2014, OCA menunjuk Jakarta sebagai Tuan Rumah Asian Games XVIII dengan Palembang. Oleh sebab ...